Jabar

Bupati Om Zein Harap Konferensi PWI Lahirkan Gagasan Kreatif dan Inovatif untuk Membangun Purwakarta Istimewa

| 29 April 2025, 21:08 WIB
Bupati Om Zein Harap Konferensi PWI Lahirkan Gagasan Kreatif dan Inovatif untuk Membangun Purwakarta Istimewa

AKURAT JABAR - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein hadiri pembukaan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta periode 2025-2028 di Gedung Tri Tangtu PGRI, Komplek Purnayudha Purwakarta, Selasa, (29/42025).

Dalam kesempatannya, Saepul Bahri Binzein - sapaan akrab Om Zein itu mengungkapkan harapan besarnya terhadap para insan pers untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan Purwakarta ke arah yang lebih baik.

Mengingat acara tersebut bukan hanya sebatas ajang kontestasi pemilihan pucuk pimpinan, melainkan momentum pertemuan bersama bagian penting dalam pilar ke empat demokrasi dalam menghadapi tantangan ke depan.

Baca Juga: Ajang TOP BUMD Awards 2025, Bupati Om Zein dan Perumda BPR Purwakarta Borong Tiga Penghargaan Sekaligus

Om Zein dalam pidato sambutannya menyampaikan berupa seruan kepada para insan pers agar mampu mengukir sejarah yang baru dalam rangka mewujudkan Purwakarta yang istimewa.

Visi tersebut, menurut Om Zein, bukan merupakan visi yang muluk-muluk. Karena baginya, agar menjadi mitra sejati yang berorientasi pada terwujudnya Purwakarta istimewa menjadi tantangan tersendiri bagi PWI.

Untuk itu, Om Zein menantang PWI untuk menjadi mitra terbaik dalam pembangunan Purwakarta. Adapun ke depan, ia menilai ajang pemilihan ini tidak lagi seremonial semata, melainkan harus menjadi pertaruhan cita-cita mulia untuk yang masa akan datang.

Baca Juga: Kick Off UCJ: Om Zein Luncurkan Program Jamsostek Bagi Ribuan Pekerja Nonformal di Purwakarta

"Hanya pemimpin berintegritas dan berwawasan luas yang layak memimpin organisasi ini, bukan mereka yang hanya mementingkan kepentingan pribadi," kata Om Zein.

Dalam hal ini, Om Zein juga mengajak para jurnalis agar memiliki strategi yang baik sebagai solusi dalam membentuk generasi berkarakter dan ikut mencerdaskan bangsa melalui daya kreatifitas serta inovasi dari para insan pers.

Sebagai contoh, Bupati Purwakarta menunjukkan langkah konkretnya berkaitan dengan pemberantasan kenakalan remaja melalui MoU. Rencananya mulai tanggal 1 Mei 2025, sebanyak 40 remaja akan dikirim ke Resimen Armed 9 Pasopati untuk mengikuti program wajib militer.

Baca Juga: Stop Pungli, Sinergi Vokasi dan Sektor Swasta! Purwakarta Tancap Gas Wujudkan Tenaga Kerja Siap Pakai

Program Wajib Militer (Wamil) tersebut adalah langkah yang tegas dalam upaya mendidik para remaja tersebut melalui pembentukan karakter serta mental generasi muda.

Om Zein berpandangan, langkah demikian harus ia ambil sebagai respon atas maraknya kenakalan remaja di Purwakarta yang semakin mengganggu ketertiban umum.

Ia juga berharap, melalui pendidikan militer tersebut, menjadi langkah konkret pemerintah dalam upaya menghentikan kenakalan remaja dari akar masalahnya.

Baca Juga: Hajat Bumi Desa Linggamukti: 44 Tahun Menjaga Warisan, Merawat Kebersamaan

"Program wamil bukan sekadar solusi sementara, tetapi upaya sistematis untuk memberantas akar permasalahan," ujar Om Zein.

Adapun pesan Om Zein kepada Ketua PWI 2025-2028 terpilih, Adi Kurniawan Tarigan, mengatakan bahwa kepemimpinan yang berhasil ialah yang menjunjung tinggi keadilan dan amanah. Hanya dengan modal itulah PWI Purwakarta akan berjaya.

Diketahui, Adi Kurniawan Tarigan terpilih menjadi Ketua PWI Purwakarta 2025-2028 setelah pertarungan sengit dengan kandidat kuat Diki Zulkifli.

Baca Juga: Jaksa Menyapa: Sinergi Kejari dan Pemda Purwakarta Wujudkan Pemerintahan Bersih dari Korupsi

Dari sebanyak 20 total peserta secara keseluruhan yang memiliki hak suara pada konferensi cabang PWI tersebut, Tarigan menang tipis dengan perolehan 11 suara, sedangkan Diki memperoleh 9 suara.

Dengan demikian, Adi Kurniawan Tarigan secara sah terpilih menjadi pucuk pimpinan baru di Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Purwakarta periode 2025-2028.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.