Jabar

Om Zein Hadiahkan 1000 Indung Asuh untuk Kang Dedi Mulyadi – Kado Ulang Tahun yang Menyentuh Hati!

| 11 April 2025, 13:07 WIB
 Om Zein Hadiahkan 1000 Indung Asuh untuk Kang Dedi Mulyadi – Kado Ulang Tahun yang Menyentuh Hati!

AKURAT JABAR - Dalam momen penuh makna, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, memberikan hadiah ulang tahun yang luar biasa untuk Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang ke-54.

Baca Juga: Bupati Om Zein Resmikan Lapangan Tembak Pistol Yonarmed 9/Pasopati di Purwakarta

Tak tanggung-tanggung, Om Zein mempersembahkan 1.000 Indung Asuh (Ibu Asuh) sebagai bentuk cinta dan penghormatan melalui program bertajuk Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung.

Baca Juga: Om Zein Ajak Pejabat dan Masyarakat Purwakarta Ngosrek Jalur Perbatasan di Momen Halal Bihalal

Launching yang Penuh Kehangatan di Desa Cikumpay

Acara peluncuran program digelar pada Jumat, 11 April 2025, di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka. Suasana hangat dan emosional menyelimuti kegiatan yang mengambil tema “Indung Asuh Bagja, Purwakarta Istimewa”.

Baca Juga: Bupati Om Zein Ikuti Panen Raya Padi Nasional dari Purwakarta, Bentuk Komitmen Daerah Dukung Ketahanan Pangan

Dalam pidatonya, Om Zein menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kaum ibu, khususnya mereka yang sedang berada dalam kondisi sulit.

“1000 ibu asuh di Purwakarta turut kami persembahkan sebagai kado ulang tahun Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi,” ujar Om Zein penuh semangat.

Baca Juga: Bupati Om Zein: Tak Cukup Perbaiki Akses Jalan Taman Batu, Inilah yang Harus Diperhatikan

Makna Mendalam di Balik Gerakan Nyaah Ka Indung

Gerakan ini bukan hanya sekadar program sosial, tetapi juga bentuk cinta kasih terhadap sosok ibu yang selama ini berjuang tanpa pamrih. Om Zein menekankan bahwa seorang ibu tidak pernah meminta balasan, melainkan hanya menginginkan perhatian dan kasih sayang.

“Filosofinya, seorang ibu itu benar-benar ikhlas untuk anak-anaknya. Dia tak minta apapun dari kita, hanya ingin diperhatikan,” tuturnya dengan suara bergetar.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Beberkan Makna Ekologis Idul Fitri

Keterlibatan Pejabat dan Pengusaha

Gerakan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama pejabat Pemkab Purwakarta dan para pemangku kepentingan lainnya. Bahkan, seluruh pejabat eselon 2, 3, dan 4 diwajibkan memiliki seorang Ibu Asuh. Untuk pejabat eselon 4, diperbolehkan berbagi tanggung jawab tersebut hingga lima orang.

Tak hanya di kalangan pemerintahan, Om Zein juga mengajak pimpinan perusahaan di wilayah Purwakarta untuk turut serta dalam gerakan ini.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Larang Penggalangan Dana di Jalan, Tak Boleh Ganggu Ketertiban Umum

Kriteria Indung Asuh dan Bentuk Bantuan

Indung Asuh yang menjadi prioritas adalah para ibu yang:

  • Berusia di atas 45 tahun

  • Hidup dalam kesulitan ekonomi

  • Belum mendapatkan bantuan dari pemerintah

  • Baik yang berstatus janda maupun masih memiliki suami

Bentuk perhatian terhadap Ibu Asuh bisa beragam. Mulai dari bantuan finansial, paket sembako, hingga kunjungan rutin atau komunikasi personal.

“Memberikan uang saku, membagikan makanan, atau sekadar bertanya kabar bisa membawa kebahagiaan tersendiri. Ini bentuk kepedulian kecil yang bermakna besar,” pungkas Om Zein.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Tegas Instruksikan Penanganan Jalan Provinsi Lebih Optimal

Kehadiran Tokoh Penting dan Nama-Nama Indung Asuh

Acara launching juga dihadiri oleh tokoh penting seperti Kepala Kejati Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H.. Berikut adalah daftar nama-nama Indung Asuh dari para pejabat di Purwakarta:

Pejabat Nama Indung Asuh
Kajati Jawa Barat Ibu Onih
Bupati Purwakarta Ibu Tati
Wakil Bupati Purwakarta Ibu Nemsih
As Intel Ibu Ratna
Aswas Ibu Komala
Kajari Ibu Nani Ruhani
Dandim Ibu Eno
Kapolres Ibu Rasminah
Sekda Ibu Ade

Baca Juga: Halal Bihalal Perdana Gubernur Dedi Mulyadi: Genjot Langkah Taktis Jajarannya

FAQ Seputar Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung

1. Apa itu Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung?
Gerakan sosial yang digagas oleh Bupati Purwakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap ibu-ibu yang berada dalam kondisi sulit.

2. Siapa yang dapat menjadi Indung Asuh?
Ibu-ibu berusia di atas 45 tahun, hidup dalam kesulitan, dan belum menerima bantuan dari pemerintah.

3. Apa saja bentuk bantuan yang diberikan?
Dukungan finansial, bahan makanan, dan perhatian sosial seperti kunjungan atau komunikasi.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Panen Raya Padi Serentak di Majalengka

4. Apakah hanya pejabat yang boleh terlibat?
Tidak, seluruh elemen masyarakat termasuk pengusaha juga diajak bergabung.

5. Apakah satu Indung Asuh hanya diasuh oleh satu pejabat?
Untuk eselon 2 dan 3, ya. Sedangkan eselon 4 boleh berbagi satu Indung Asuh hingga lima orang.

6. Apakah program ini hanya ada di Purwakarta?
Saat ini ya, namun bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan di daerah lain.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Pastikan ASN Hingga Pegawai Desa di Jabar Mulai Bekerja Pada 8 April 2025

Dengan semangat kebersamaan dan kasih sayang, Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung menjadi kado ulang tahun yang istimewa dan menyentuh hati untuk Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Program ini membuktikan bahwa cinta terhadap ibu adalah fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang beradab dan penuh empati.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.