Jabar

Situasi Memanas, Kemlu Perkuat Pelindungan WNI di Timur Tengah dan Imbau Tunda Perjalanan

Didin Wahidin | 1 Maret 2026, 22:23 WIB
Situasi Memanas, Kemlu Perkuat Pelindungan WNI di Timur Tengah dan Imbau Tunda Perjalanan
Masyarakat membentangkan bendera Iran berukuran besar saat mereka berkumpul di Teheran.

AKURAT JABAR – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) memperkuat koordinasi untuk menjamin keselamatan warga di perantauan.

Saat ini, Kemlu bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus menjalin komunikasi intensif guna memantau kondisi riil di lapangan.

Oleh karena itu, otoritas terkait mengimbau seluruh masyarakat Indonesia yang berada di wilayah terdampak untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Para WNI juga diminta untuk selalu mengikuti arahan otoritas setempat serta menjalin komunikasi berkala dengan Perwakilan RI terdekat.

Baca Juga: Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung Usai Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Gabungan AS–Israel

Imbauan Tunda Perjalanan ke Kawasan Konflik

Faktanya, situasi yang berkembang di kawasan tersebut mulai berdampak pada kelancaran perjalanan internasional.

Maka dari itu, Kemlu mengeluarkan peringatan bagi warga yang berencana melakukan perjalanan atau transit di wilayah Timur Tengah.

"Masyarakat agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda keberangkatan hingga situasi kembali kondusif," tulis imbauan resmi Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Kronologi Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel di Kompleks Beit Rahbari

Selain itu, Kemlu bersama jajaran Perwakilan RI terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap dinamika keamanan.

Langkah-langkah penanganan sedang disiapkan untuk menyikapi berbagai kemungkinan perkembangan situasi di masa depan.

Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Teheran

Daftar Hotline Darurat Perwakilan RI

Pasalnya, dalam kondisi darurat, kecepatan akses informasi menjadi sangat krusial.

Masyarakat dapat segera menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI di nomor +62 812-9007-0027 atau menghubungi kontak darurat berikut:

Perwakilan RI

Nomor Hotline Darurat

KBRI Riyadh

+966 569173990

KJRI Jeddah

+966 503609667

KBRI Abu Dhabi

+971 566156259

KJRI Dubai

+971 564170333 / +971 563322611

KBRI Doha

+974 44657945 / 33322875

KBRI Tehran

+98 9914668845 / +98 9024668889

KBRI Amman

+962 779150407

KBRI Beirut

+961 70817310

KBRI Baghdad

+964 7769842020

KBRI Damaskus

+963 954444810

Baca Juga: Kemlu Terus Memantau Keselamatan WNI dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza

Hasilnya, sinergi antara pemerintah dan warga diharapkan dapat meminimalisir risiko keselamatan di tengah ketidakpastian keamanan global.

Dengan demikian, komitmen pelindungan WNI di Timur Tengah tetap menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia saat ini.

Baca Juga: Konflik Bersenjata Kamboja dan Thailand Memanas, Kemlu RI Tegaskan WNI di Dua Negara Konflik Dalam Keadaan Aman

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.