Jabar

Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Teheran

Aris Rismawan | 1 Maret 2026, 12:03 WIB
Ayatollah Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Teheran
Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei

AKURAT JABAR - Kabar mengejutkan datang dari Iran. Media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam sebuah serangan yang terjadi pada Sabtu (1/3/2026) dini hari.

Informasi tersebut disiarkan melalui kanal Telegram resmi IRIB. Dalam laporan itu disebutkan, Khamenei menjadi korban saat tengah menjalankan tugas kenegaraan di kantornya yang berada di kompleks Beit Rahbari, Teheran.

"Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran gugur sebagai syahid di tempat kerjanya di Beit Rahbari (kompleks kediamannya)," demikian kutipan laporan tersebut seperti dimuat media Akurat Jabar.

Serangan Diduga Terkait Klaim AS dan Israel

Laporan dari IRIB memperkuat klaim sebelumnya yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan sejumlah pejabat Israel. Sebelumnya, mereka menyebut Khamenei menjadi target dalam sebuah serangan gabungan.

Namun hingga saat ini belum ada penjelasan rinci mengenai bentuk serangan tersebut, termasuk metode maupun pihak yang secara langsung bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Situasi keamanan di Teheran dilaporkan dalam status siaga menyusul kabar tersebut, meski otoritas Iran belum memberikan keterangan resmi lanjutan terkait dampak serangan.

Anggota Keluarga Khamenei Turut Dilaporkan Jadi Korban

Selain Khamenei, kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency, menyampaikan bahwa sejumlah anggota keluarga dekatnya juga berada di lokasi saat insiden terjadi.

Disebutkan bahwa putri, menantu, hingga cucunya turut menjadi korban dalam serangan tersebut. Hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pasti korban maupun kondisi detail anggota keluarga yang dilaporkan terdampak.

Perkembangan ini diperkirakan akan memicu dinamika politik dan keamanan baru, baik di dalam negeri Iran maupun dalam hubungan internasional, khususnya dengan Amerika Serikat dan Israel.

Pihak berwenang Iran disebut masih melakukan investigasi mendalam terkait peristiwa tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.