Jabar

Rilis Akhir Tahun Polda Jabar: Kriminalitas Naik 2 Persen, Fatalitas Kecelakaan Menurun Drastis

| 31 Desember 2025, 13:35 WIB
Rilis Akhir Tahun Polda Jabar: Kriminalitas Naik 2 Persen, Fatalitas Kecelakaan Menurun Drastis

AKURAT JABAR – Polda Jawa Barat mencatat penanganan sebanyak 38.520 perkara tindak pidana sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami kenaikan tipis sebesar 2 persen atau bertambah 883 perkara jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 37.637 kasus.

Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, menilai bahwa kenaikan angka kriminalitas di Jawa Barat ini masih terbilang dalam batas kewajaran.

Dari puluhan ribu laporan tersebut, polisi telah berhasil menyelesaikan sebanyak 21.471 perkara sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Kapolda Jabar Akhmad Wiyagus Diganti Eks KPK Sekaligus Mantan Sekpri Presiden SBY Rudi Setiawan

 

Dominasi Kejahatan Konvensional dan Tindak Pidana Siber

Irjen Rudi menjelaskan bahwa kejahatan konvensional menjadi penyumbang terbesar kenaikan kasus tersebut. Secara rinci, puluhan ribu perkara itu terdiri dari 21.046 kasus pidana umum dan 406 kasus tindak pidana khusus.

Selain itu, kepolisian juga menangani 3.482 kasus narkoba serta 156 kasus kejahatan siber.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan peredaran narkotika dan memperbarui teknologi untuk menangani kasus siber.

"Kami tidak membiarkan peredaran narkoba, justru kami memperkuat penindakan. Untuk kasus siber, personel kami terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada," ujar Irjen Rudi saat memimpin Rilis Akhir Tahun Polda Jabar 2025 di Mapolda Jabar, Senin (29/12/2025) malam.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Kinerja Humanis Polda Jabar pada Momentum Hari Bhayangkara Ke-79

 

Kabar Baik: Angka Kematian Lalu Lintas Turun 36 Persen

Satu capaian yang menjadi sorotan positif adalah penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data Polda Jabar, korban meninggal dunia akibat laka lantas sepanjang 2025 mencapai 2.184 orang. Angka ini turun drastis sebesar 36 persen jika dibandingkan tahun 2024 yang menembus 3.409 orang.

Baca Juga: Kapolda Jabar Tegaskan Komitmen: Bhabinkamtibmas Polisi Penolong Harus Jadi Problem Solver Humanis

Meskipun angka kematian menurun, jumlah kejadian kecelakaan justru naik tipis menjadi 9.016 kejadian.

Irjen Rudi menekankan bahwa fokus utama kepolisian saat ini adalah menekan tingkat fatalitas atau dampak mematikan dari sebuah kecelakaan.

 Baca Juga: Operasi Lodaya 2025 Dimulai: Kapolda Jabar Tinjau KM 57, Rest Area Mulai Diserbu Kendaraan

 

Stabilitas Sosial dan Kejahatan Transnasional Menurun

Penurunan signifikan juga terjadi pada sektor kejahatan transnasional. Sepanjang tahun 2025, Polda Jabar hanya mencatat 12 perkara, jauh lebih rendah dari periode sebelumnya.

Kapolda menilai penguatan intelijen dan koordinasi lintas sektor berperan penting dalam hasil ini.

Selain itu, kejahatan yang berimplikasi kontinjensi atau gangguan massal juga mengalami penurunan tajam.

Baca Juga: Dansat Brimob Polda Jabar Sigap Bantu Warga di Lokasi Jembatan Pustus Sukabumi

Hal ini menandakan stabilitas sosial di wilayah Jawa Barat terjaga dengan sangat relatif baik selama setahun terakhir.

Terakhir, Kapolda menegaskan bahwa keamanan wilayah merupakan hasil kerja kolektif.

"Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga: Kapolres Purwakarta Tinjau Pos Pam, Pastikan Operasi Ketupat Lodaya 2025 Lancar

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.