Jabar

Isu OTT Jaksa Purwakarta, Kejari Pastikan Tim Kejagung Hanya Lakukan Klarifikasi

| 27 Desember 2025, 21:59 WIB
Isu OTT Jaksa Purwakarta, Kejari Pastikan Tim Kejagung Hanya Lakukan Klarifikasi

AKURAT JABAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta secara tegas membantah isu panas mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang jaksa yang sempat menghebohkan publik melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa (23/12/2025) malam.

Kabar burung tersebut mengeklaim bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan OTT yang menjaring seorang jaksa beserta sejumlah pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Purwakarta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Apsari Dewi, melalui Kepala Seksi Intelijen, Febrianto Ary Kustiawan, menegaskan bahwa narasi OTT tersebut sama sekali tidak benar.

"Kami tegaskan, tidak ada kegiatan OTT sebagaimana informasi yang beredar luas di masyarakat," ujar Febrianto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga: Pencegahan Korupsi di Pendidikan Kuat, Kejari dan Disdik Purwakarta Kolaborasi Bentuk Generasi Anti Korupsi

 

Tindak Lanjut Aduan Masyarakat

Febrianto menjelaskan bahwa kehadiran tim dari Kejagung RI di kantor Kejari Purwakarta memang benar adanya, namun tujuannya bukan untuk melakukan penangkapan, melainkan merespons laporan dari masyarakat.

"Memang ada kedatangan tim dari Kejagung, namun kapasitasnya adalah untuk menindaklanjuti adanya laporan pengaduan masyarakat yang masuk," jelasnya.

Dalam proses tersebut, tim Kejagung meminta klarifikasi dari salah satu jaksa di lingkungan Kejari Purwakarta.

Jaksa yang bersangkutan kemudian diarahkan untuk mendatangi Gedung Kejagung di Jakarta guna memberikan keterangan lebih mendalam.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Dorong Penguatan Restorative Justice di Jawa Barat Lewat Kunjungan ke Kejari Purwakarta

 

Masyarakat Diminta Waspada Berita Bohong

Pihak Kejari Purwakarta kembali mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Ia menilai isu tersebut berpotensi mengganggu fokus kinerja Kejari Purwakarta di bawah kepemimpinan Apsari Dewi yang saat ini sedang gencar menjalankan tugas-tugas penegakan hukum.

"Sekali lagi saya luruskan, tidak ada OTT. Kami mengimbau masyarakat agar lebih selektif dan tidak langsung mempercayai berita yang disebarkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menciptakan opini negatif," tutup Febrianto.

Saat ini, situasi di internal Kejari Purwakarta dipastikan tetap kondusif dan seluruh jajaran tetap menjalankan fungsi pelayanan serta penegakan hukum sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Kejari Purwakarta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bale Pangwaluya Adhyaksa, Bupati Om Zein: Luar Biasa!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.