Jabar

Menuju Jabar Caang dan Terkoneksi: Tahun Depan Listrik Surya dan Internet Akan Jangkau Semua Desa

| 22 Oktober 2025, 15:39 WIB
Menuju Jabar Caang dan Terkoneksi: Tahun Depan Listrik Surya dan Internet Akan Jangkau Semua Desa

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan akses listrik bagi seluruh warga Jabar pada tahun mendatang.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan target rasio elektrifikasi 100 persen di wilayah Jawa Barat.

KDM mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan memanfaatkan listrik tenaga surya untuk menyuplai kebutuhan listrik di berbagai daerah terpencil dan sulit dijangkau.

Baca Juga: Jabar Caang 2025: Pemprov Jabar Perluas Akses Listrik Warga Sampai Daerah Terpencil

Penggunaan sumber energi terbarukan ini dipilih agar proses pembangunan akses listrik tidak menimbulkan kerusakan terhadap ekosistem lingkungan.

“Yang tidak memiliki listrik itu, rumah-rumah, dan beberapa daerah di tengah hutan. Kita sudah rencanakan dengan listrik tenaga surya,” jelas KDM.

Berdasarkan pada data dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Barat, saat ini masih terdapat sekitar 450 ribu rumah yang belum memiliki akses listrik.

Baca Juga: Dorong Kesetaraan Akses Hukum, Anggota DPRD Jabar H Jaenal Aripin Gelar Sosper Bantuan Hukum Masyarakat Miskin di Purwakarta

Selain fokus pada elektrifikasi secara merata, KDM juga menyoroti, pentingnya akses komunikasi. Ia menyebut bahwa Pemprov Jabar akan mengatasi permasalahan di sejumlah desa yang belum memiliki akses internet (blank spot) pada tahun 2026.

Saat ini, Pemprov Jabar tengah melakukan proses pendataan desa yang belum terjangkau akses komunikasi. Dengan inventarisasi yang baik, maka intervensi pemerintah akan berjalan secara efektif dan efisiensi.

“Saya targetkan juga tahun depan terkoneksi internet. Ini yang kita menjadi target, belanja pembangunannya harus buat kepentingan masyarakat,” tegas Gubernur Kang Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Internet 100 Mbps untuk Sekolah dan Puskesmas Serta Kantor Desa Blank Spot

Untuk diketahui bersama, bahwa sebelumnya Pemprov Jabar telah bekerjasama dengan PT PLN Persero dalam upaya memperluas akses listrik ke daerah pelosok melalui program Jabar Caang 2025.

Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, Pemprov Jabar bersama Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, fokus membangun akses listrik terhadap 121.871 rumah pada tahun 2025.

Pada triwulan III/2024, tercatat rasio elektrifikasi mencapai 99,99 persen. Hingga triwulan II/2025, ribuan warga prasejahtera telah mendapatkan akses listrik melalui pendanaan dari APBN.

Baca Juga: Pemprov Jabar Siapkan 25 Titik Wifi Publik Secara Gratis, Dorong UMKM Maju Lewat Konektivitas Digital

Selain itu, Pemprov Jabar melalui alokasi APBD juga telah manargetkan sebanyak 3.403 sambungan listrik di 55 desa dan kelurahan yang tersebar di 18 kabupaten dan kota.

“Pada tahun ini, kami juga akan melaksanakan Program Jabar Caang melalui skema APBD," terang Kepala DSDM Bambang Tirtoyuliono, pada Minggu (1/6/2025).

Selain itu, Bambang menyebut bahwa Pemprov Jabar juga tengah menyiapkan program CSR untuk program Jabar Caang, dengan target tambahan sebanyak 1.500 sambungan, yang mulai dilakukan pada Triwulan II/ tahun 2025.

"Dan sesuai komitmen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, 100 persen warga Jawa Barat akan teraliri listrik pada 2026," ujar Bambang.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi: Pembangunan Infrastruktur Jalan Hingga Pelosok Desa di Jabar Targetkan Rampung 2027

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.