Jabar

Indeks Desa 2025: Kabupaten Purwakarta Wujudkan Pembangunan Desa Berbasis Data

| 18 Juli 2025, 20:06 WIB
Indeks Desa 2025: Kabupaten Purwakarta Wujudkan Pembangunan Desa Berbasis Data

AKURAT JABAR - Kabupaten Purwakarta menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam pembangunan desa. Hal ini terlihat dari hasil pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2025 yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi dan Forum Group Discussion (FGD) pada Kamis (17/7/2025).

Rapat dan FGD tersebut dilaksanakan di Aula Janaka, Setda Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan menunjukkan tren positif yang cukup menggembirakan.

Acara ini dipimpin langsung oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rahmat Heriansyah, dan dibuka secara resmi oleh Plt Kepala DPMD Kabupaten Purwakarta Alit Sukandi.

Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya mendorong terwujudnya pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Salah satu yang menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penetapan hasil pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2025, sekaligus membahas mengenai strategi jangka panjang dalam pengembangan desa.  

Dalam kesempatannya, Plt. Kepala DPMD Alit Sukandi, memaparkan bahwa penetapan indeks desa dilakukan melalui proses secara bertahap, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga ke tingkat kabupaten.

Ia menegaskan bahwa indeks desa memiliki peran penting sebagai alat ukur dalam menilai kemajuan dan kemandirian desa, sekaligus sebagai penyedia data dasar pembangunan, dan landasan dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dalam rapat koordinasi yang dilakukan tersebut, penandatanganan berita acara penetapan indeks desa tahun 2025 juga menjadi salah satu agenda penting.

FGD yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan tersebut, memfokuskan pembahasan pada hasil pemutakhiran Indeks Desa 2025 dan penyempurnaan instrumen yang digunakan.

Haerul Tamam selaku narasumber dari Tim Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Purwakarta, menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang berbasiskan pada data yang akurat dan terkini.  

Ia juga menjelaskan bahwa 'Indeks Desa Membangun' kini telah disederhanakan menjadi 'Indeks Desa', sesuai dengan Permendesa PDTT Nomor 9 Tahun 2024.

Haerul Tamam juga menekankan bahwa proses pembangunan desa yang ideal diawali dari pengumpulan data, kemudian perencanaan, program, hingga ke tahap pembangunan.

"Membangun tanpa perencanaan sama halnya dengan membangun sebuah kegagalan. Merencanakan pembangunan tanpa data, sama dengan merencanakan kegagalan," ujarnya mengingatkan seluruh peserta.

Hasil pembaharuan Indeks Desa Tahun 2025, Kabupaten Purwakarta telah menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Dari jumlah total 183 desa yang ada di 17 kecamatan, tercatat adanya peningkatan status perkembangan desa jika dibandingkan pada tahun 2024.

Sebanyak 10 desa naik statusnya dari "Maju" menjadi "Mandiri," sementara dua desa lainnya berhasil meningkatkan dari status "Berkembang" menjadi "Maju."

Dengan demikian, terdapat peningkatan yang cukup signifikan terhadap jumlah desa mandiri, dari yang awalnya hanya sebanyak 86 desa pada tahun 2024 menjadi sebanyak 96 desa pada tahun 2025.

Meski demikian, laporan tersebut juga mencatat ada empat desa yang mengalami penurunan status dari "Maju" menjadi "Berkembang."

Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi secara mendalam dan perhatian secara menyeluruh untuk memastikan pembangunan desa berjalan secara inklusif dan merata.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, Tim TAPM Kabupaten, pendamping desa, perwakilan kecamatan, Ketua Apednas dan jajarannya, jajaran APDESI, Jajaran TP Posyandu, Jajaran DPMD, perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DKUPP, BPBD, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata terhadap komitmen bersama dalam mendorong sinergi serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa berbasis data yang berkelanjutan.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut telah menghasilkan data yang menunjukkan kemajuan konkret dalam pembangunan desa di Kabupaten Purwakarta.

Meskipun masih terdapat banyak tantangan, komitmen dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan visi Purwakarta sebagai kabupaten dengan desa-desa yang maju, mandiri dan sejahtera. 

Data yang dihasilkan tersebut bukan hanya sebatas statistik saja, melainkan sebagai bukti nyata dari adanya dedikasi dan kerja keras semua pihak dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di Kabupaten Purwakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.