Jabar

Rapat Paripurna DPRD Purwakarta Bahas RPJMD 2025–2029: Menuju “Purwakarta Istimewa”

| 25 Juni 2025, 02:05 WIB
Rapat Paripurna DPRD Purwakarta Bahas RPJMD 2025–2029: Menuju “Purwakarta Istimewa”

AKURAT JABAR - Purwakarta, Selasa 24 juni 2025 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menyelenggarakan rapat paripurna penting pada hari Selasa (24/6) di ruang rapat utama DPRD. Agenda utama adalah penjelasan Bupati Purwakarta mengenai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, dokumen strategis untuk mewujudkan visi “Purwakarta Istimewa.”

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta dan dihadiri oleh Bupati Saepul Bahri Binzein yang sering di sapa Om Zein, Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga awak media.

Penjabaran Visi dan Misi "Purwakarta Istimewa"

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Bupati Saepul Bahri Binzein memaparkan visi besar "Purwakarta Istimewa", yang akan diwujudkan melalui empat misi strategis:

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, unggul, profesional, produktif, berkarakter, dan berakhlak mulia.

2. Mewujudkan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar yang merata, berkualitas, dan berkarakter di seluruh wilayah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup dan kebencanaan, dan memperkuat ketahanan energi, air, dan pangan yang berkelanjutan.

3. Menciptakan iklim investasi dan stabilitas keamanan dan ekonomi yang kondusif, memperluas akses kesempatan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berdaya saing.

4. Mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, berintegritas, dan pelayanan publik yang inovatif, efektif, efisien, dan berbasis digital.

12 Prioritas Pembangunan Daerah

Untuk mendukung misi tersebut, RPJMD Purwakarta 2025–2029 menetapkan dua belas prioritas pembangunan, antara lain:

  • Peningkatan kualitas SDM dan pemajuan kebudayaan

  • Peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan KB

  • Pengembangan koperasi dan UMKM

  • Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat

  • Ekonomi kreatif dan pariwisata,

  • Ketahanan pangan dan produksi pertanian-perikanan,

  • Peningkatan produksi pangan pertanian dan perikanan

  • Penanganan sosial masyarakat, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak

  • Peningkatan dan pemerataan infrastruktur dasa

  • Reformasi birokrasi dan pelayanan publik

  • Pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, serta peningkatan ketentraman dan ketertiban masyaraka.

Isu Strategis yang Diangkat dalam RPJMD 2025–2029

RPJMD juga menyoroti isu-isu strategis pembangunan, di antaranya:

  • Kualitas dan produktivitas sumber daya manusia

  • Pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah

  • Pengelolaan lingkungan hidup dan resiliensi terhadap bencana

  • Stabilitas ketahanan pangan daerah

  • Peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal.

Fokus RKPD 2026: Perekonomian Mandiri dan SDM Unggul

Sebagai implementasi tahunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 akan menitikberatkan pada penguatan perekonomian masyarakat yang mandiri dan peningkatan daya saing sumber daya manusia, sejalan dengan tema besar RPJMD lima tahunan tersebut.

Pembahasan Dua Raperda Penting

Selain RPJMD, rapat paripurna juga membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda):

  1. Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan

  2. Raperda Keolahragaan

Rapat paripurna ini diharapkan menjadi langkah konkret awal dalam mewujudkan “Purwakarta Istimewa” — sebuah kabupaten yang maju, mandiri, dan berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.