PLT Kepala Dinas Pendidikan Sadiyah M.Pd: Jam Malam Pelajar Bermanfaat untuk Kesehatan dan Hubungan Keluarga

AKURAT JABAR - Purwakarta, 7 Juni 2025 Pemerintah Kabupaten Purwakarta secara resmi mulai menerapkan jam malam bagi peserta didik sejak 1 Juni 2025, sebagai bagian dari implementasi visi "Generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa" yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat. Kebijakan ini dituangkan melalui Surat Edaran Bupati Purwakarta dan ditindaklanjuti dengan monitoring lapangan oleh Dinas Pendidikan, Satpol PP, Camat, hingga Kepala Desa di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan monitoring dilakukan setiap hari sekolah mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB, dan ditiadakan saat hari libur. Tim gabungan terdiri dari pejabat Dinas Pendidikan, guru, kepala sekolah, pengawas, serta aparat daerah setempat.
Dalam pernyataannya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menekankan pentingnya penguatan karakter positif bagi generasi muda.
“Sudah saatnya peserta didik kita lebih kuatkan karakter positinya untuk menjadi generasi yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan Singer,” ujar Bupati.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan: Jam Malam Bentuk Perlindungan Kesehatan & Karakter Anak
Menanggapi pelaksanaan kebijakan ini, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Ibu Sadiyah, M.Pd, menyampaikan:
“Penerapan jam malam ini sangatlah tepat untuk peserta didik di Kabupaten Purwakarta. Dengan diberlakukan jam malam, peserta didik kita tidak keluyuran dan lebih banyak waktu untuk istirahat maupun menghabiskan waktu bersama orang tua dan keluarga di rumah. Ini sangat baik untuk kesehatan fisik mereka,” tegas Ibu Sadiyah ( dilansir di https://disdik.purwakartakab.go.id/ ).
Beliau juga menambahkan bahwa apabila ditemukan pelajar yang terjaring dalam kegiatan monitoring, maka akan dilakukan pembinaan dan diberikan surat teguran kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan keluarga terhadap anak-anak mereka di malam hari.
Mendukung Kesejahteraan Sosial dan Pendidikan
Program ini sejalan dengan upaya Purwakarta dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis karakter dan kesehatan. Selain mengurangi potensi perilaku menyimpang, penerapan jam malam diyakini mampu meningkatkan kualitas hubungan keluarga, memperkuat pengawasan sosial, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk




