WBTb Jawa Barat 2025: 42 Karya Budaya Pasundan Raih Pengakuan Nasional

AKURAT JABAR – Provinsi Jawa Barat kembali mengukir prestasi gemilang dalam pelestarian tradisi. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi menetapkan 42 karya budaya asal Tanah Pasundan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2025.
Menteri Kebudayaan menyerahkan langsung sertifikat penghargaan tersebut kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dalam acara malam apresiasi di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Senin (15/12/2025).
Secara nasional, pemerintah menetapkan 514 karya budaya baru, yang membuat total kekayaan budaya Indonesia kini mencapai 2.727 karya.
"Penetapan ini harus menjadi motivasi untuk mengakselerasi kebangkitan warisan budaya. Kami berharap generasi muda bersedia meneruskan tongkat estafet kelestarian budaya ini," tegas Menteri Kebudayaan RI dalam sambutannya.
Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka Pameran Pusaka Nusantara 2025 di Museum Sri Baduga Bandung
Inovasi dan Pelestarian di Tengah Modernisasi
Wakil Gubernur Erwan Setiawan, yang hadir didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Iendra Sofyan, menyatakan rasa bangganya atas pengakuan ini.
Kehadiran pejabat teras Disparbud, termasuk Kepala Bidang Kebudayaan Febiyani, menegaskan keseriusan Pemprov Jabar dalam mengawal aset budaya daerah.
Dari puluhan karya yang lolos, daftar ini mencakup beragam kekayaan intelektual mulai dari kerajinan, kuliner legendaris, hingga adat istiadat masyarakat kasepuhan yang masih terjaga murni hingga kini.
Baca Juga: Cirebon Tuan Rumah: Pekan Kebudayaan Daerah Jabar Resmi Dibuka, Merayakan Tiga Wilayah Budaya
Daftar Lengkap 42 WBTb Jawa Barat 2025
Berikut adalah rincian karya budaya Jawa Barat yang kini resmi berstatus warisan nasional:
- Rumah Tinggal Masyarakat Kampung Naga (Kabupaten Tasikmalaya)
- Baritan Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Batik Ciwaringin (Kabupaten Cirebon)
- Batik Garutan (Kabupaten Garut)
- Batik Sukapura (Kabupaten Tasikmalaya)
- Borondong Ketan Ibun (Kabupaten Bandung)
- Burayot (Kabupaten Garut)
- Pakemplung (Kabupaten Cianjur)
- Ronggeng Slerek (Kabupaten Indramayu)
- Sandiwara Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Sega Bogana Cirebon (Kota Cirebon)
- Tahu Gejrot (Kabupaten Cirebon)
- Tata Ruang Rumah Tinggal Masyarakat Adat Kampung Kuta (Kabupaten Ciamis)
- Bakaseman Ikan Keraton Cirebon (Kota Cirebon)
- Serepan Patalekan (Kabupaten Bandung Barat)
- Gombyang Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Mendong (Kota Tasikmalaya)
- Ngarak Barong Bekasi (Kota Bekasi)
- Nyimur Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
- Ronggeng Ketuk (Kabupaten Indramayu)
- Tari Cikeruhan (Kabupaten Sumedang)
- Adus Sumur Pitu (Kabupaten Cirebon)
- Anyaman Pandan Sukaruas (Kabupaten Tasikmalaya)
- Arsitektur Rumah Junti (Kabupaten Indramayu)
- Bir Kotjok (Kota Bogor)
- Cimplo (Kabupaten Indramayu)
- Golok Galonggong (Kabupaten Tasikmalaya)
- Gula Kawung Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
- Keramik Palered (Kabupaten Purwakarta)
- Kopi Godog (Kabupaten Ciamis)
- Mapag Menak (Kabupaten Bandung)
- Memayu Buyut Trusmi (Kabupaten Cirebon)
- Mie Kocok (Kota Bandung)
- Muludan Tuk (Kabupaten Cirebon)
- Ngabungbang Cimande (Kabupaten Bogor)
- Pengantin Tebu Cirebon (Kabupaten Cirebon)
- Sangu Kabuli Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
- Sasapian Buhun (Kabupaten Bandung Barat)
- Syawalan Gunungjati (Kabupaten Cirebon)
- Tata Rias Penganten Kembang Ageung (Kabupaten Karawang)
- Mapag Lisung Anyar Kasepuhan Ciptagelar (Kabupaten Sukabumi)
- Ngadegkeun Bumi Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi).
Baca Juga: Event Kebudayaan Kesenian Tradisional dan Musik Modern Meriahkan Giri Tirta Kahuripan
Komitmen Jabar Menjaga Warisan Leluhur
Penetapan WBTb Jawa Barat 2025 ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pegiat budaya berjalan efektif.
Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, menekankan bahwa langkah selanjutnya adalah melakukan pemanfaatan dan perlindungan agar karya-karya ini memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal.
Dengan bertambahnya daftar WBTb ini, Jawa Barat semakin mengukuhkan posisinya sebagai provinsi yang kaya akan nilai historis dan identitas kultural yang kuat di Indonesia.
Baca Juga: Membingkai Budaya Sunda: Verrell Bramasta Usung Diplomasi Lewat Budaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang




