Jabar

Target SMK Go Global Jabar Target 1 Juta, Menko PM Tekankan 3 Tujuan Utama Program Vokasi

| 2 Desember 2025, 18:31 WIB
Target SMK Go Global Jabar Target 1 Juta, Menko PM Tekankan 3 Tujuan Utama Program Vokasi

AKURAT JABAR – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar, menetapkan target ambisius satu juta lulusan SMK agar siap bekerja di luar negeri melalui Program SMK Go Global.

"Tahun depan, dua tahun ke depan, kita akan dorong mencapai satu juta," ungkapnya usai membuka Lokakarya SMK Go Global di Kota Bandung, Senin (1/12/2025).

Menko Muhaimin menginformasikan bahwa program ini telah memulai langkah nyata, di mana 200–500 orang lulusan akan berangkat bekerja ke luar negeri pada minggu kedua Desember ini.

Ia menegaskan, Program SMK Go Global memiliki tiga tujuan utama untuk mengoptimalkan peluang global ini.

Baca Juga: Dukung Anggaran Besar, Wagub Erwan Hadiri HGN; Presiden Perkuat Komitmen Pendidikan Jawa Barat

 

Tiga Pilar Kunci Program Vokasi Global

Tujuan pertama adalah menyiapkan kepala sekolah agar mampu melakukan persiapan yang optimal. Hal ini penting agar lulusan SMK sejak dini memiliki bekal untuk mengisi peluang kerja internasional yang terbuka lebar.

Pilar kedua melibatkan peran pemerintah dalam menyiapkan regulasi, fasilitas, akses, dan kolaborasi dengan berbagai pihak demi kesuksesan program.

"Ketiga, kita ingin anak-anak SMK sejak dini menyiapkan diri sebagai tenaga kerja di luar negeri," jelasnya.

Muhaimin menyimpulkan bahwa kurikulum dan sistem pengajaran vokasi menjadi hulu utama bagi program SMK Go Global.

Baca Juga: Pertama di Indonesia! SLBN Cicendo Hadirkan Masjid Inklusif Disabilitas Jawa Barat dengan Teknologi Cahaya

 

Jepang Butuh 17 Kompetensi, Bahasa Jadi Prioritas

Menko PM menambahkan, saat ini Jepang memiliki permintaan tinggi pada 17 kompetensi keahlian SMK tertentu. Oleh karena itu, selain penguatan kompetensi teknis, percepatan penguasaan bahasa menjadi kebutuhan mendesak bagi lulusan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan mendorong sekolah mengoptimalkan peluang.

Purwanto menegaskan bahwa lapangan kerja di luar negeri memiliki peluang besar, sehingga sekolah harus menyiapkan lulusan dengan skill, kompetensi, dan penguasaan bahasa yang sudah terstandar.

Baca Juga: Kolaborasi Disdik Jabar dan Prancis: Buka Akses Pendidikan Internasional untuk Pelajar SMA/SMK

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.