Kolaborasi Disdik Jabar dan Prancis: Buka Akses Pendidikan Internasional untuk Pelajar SMA/SMK

AKURAT JABAR - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Institut Francais Indonesia melalui penandatanganan komitmen bersama, yang berlangsung di Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, pada Kamis (16/10/2025).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto menyatakan, bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat dengan membuka akses pendidikan bertaraf internasional.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Jawa Barat memiliki 27 kabupaten dan kota dengan jumlah penduduk mencapai 50 juta jiwa. Dengan angka tersebut, sekitar 1,9 juta siswa tercatat tengah menempuh pendidikan di jenjang SMA dan SMK.
Baca Juga: Disdik Jabar Dorong Lulusan SMK Siap Bersaing di Kancah Internasional
"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah, termasuk daerah perdesaan," ujar Purwanto.
Dengan terjalinnya kerjasama tersebut, Kadisdik berharap, para pelajar dan tenaga pendidik di Jabar dapat memanfaatkan kesempatan belajar secara lebih luas, bertukar pengalaman, serta menjajaki kolaborasi akademik dengan lembaga pendidikan di Prancis.
Kadisdik Purwanto juga menyampaikan apresiasinya kepada Kedutaan Besar Prancis, khususnya Institut Francais Indonesia atas kemitraan yang telah dijalin bersama Disdik Jabar.
Baca Juga: Disdik Jabar Gelar Lokakarya Digital Marketing, Siap Cetak 10 Ribu Kreator Digital
“Kami berharap anak-anak Jawa Barat tidak hanya belajar di Prancis, tetapi juga menjadi duta bangsa yang membawa nilai-nilai luhur Indonesia di kancah internasional,” imbuhnya.
Prancis Tawarkan Akses Pendidikan Lebih Luas bagi Pelajar Indonesia
Konselor Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis sekaligus Direktur Institut Francais Indonesia Jules Irrmann, menjelaskan, bahwa Prancis sangat terbuka bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di negaranya.
Jules menyebut, Prancis sendiri merupakan salah satu pusat inovasi dan kebudayaan global, serta memiliki 54 situs warisan budaya dunia yang terdaftar di UNESCO. Negara ini juga unggul dalam berbagai bidang teknologi, teknik dan sains.
“Prancis dan Indonesia memiliki kesamaan dalam hal keberagaman dan kreativitas. Hubungan Indonesia–Prancis pun menjadi prioritas bersama, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia," paparnya.
"Untuk itu, pintu kami selalu terbuka dan siap mendukung segala bentuk kolaborasi untuk kemajuan pendidikan di Jawa Barat,” tandas Jules.
Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan sesi talk show yang menghadirkan Sekdisdik Jabar Deden Saepul Hidayat, serta Penanggung Jawab Campus France Bandung Diajeng Karunia Cinta sebagai narasumber utama.
Baca Juga: Disdik Jabar Gandeng SMA Taruna Nusantara Cimahi, Wujudkan Sekolah Berkarakter
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





