Keterbukaan Informasi Jabar 2025: Wagub Erwan Targetkan Predikat Informatif KIP

AKURAT JABAR – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memaparkan strategi dan langkah konkret Pemda Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan pemerintahan yang terbuka.
Pemaparan ini berlangsung pada Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Wagub Erwan menargetkan, Pemda Provinsi Jabar dapat mempertahankan predikat Informatif pada Monev Keterbukaan Informasi Jabar 2025 melalui konsistensi kebijakan dan inovasi.
Baca Juga: KDM Tegaskan Komitmen Jabar Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen
Fondasi Jabar Istimewa dan Program Abdi Nagri
Dalam paparannya, Wagub Erwan menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi fondasi penting dalam setiap kebijakan pembangunan menuju Jawa Barat Istimewa.
Menurutnya, seluruh kebijakan Pemda Provinsi Jabar selalu disampaikan secara transparan dan akuntabel melalui jejaring komunikasi media sosial Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta perangkat daerah (OPD).
"Ya, salah satunya lewat medsos Pak Gubernur, medsos saya, Pak Sekda, dan juga OPD. Kami terus mendorong keterbukaan informasi publik," ujar Wagub Erwan.
Selain mengoptimalkan kekuatan media sosial, Erwan menjelaskan, Pemda Provinsi Jabar juga menerapkan strategi pemerataan informasi hingga pelosok melalui Program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga (ANNGKW).
Program ini memastikan negara hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pelayanan publik yang cepat dan responsif.
Ia juga menyampaikan, berbagai inovasi telah dilahirkan untuk memperkuat layanan informasi publik, seperti Portal Jabarprov, JSite, Hotline Jabar, Sapawarga, Jabar Saber Hoaks, dan layanan aduan di Saung Kapeurih Lembur Pakuan.
Baca Juga: Gubernur Jabar Produktivitas ASN Fleksibel Digenjot, Anggaran Ditetapkan Ketat
Diskominfo Perkuat PPID Lawan Hoaks
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, menegaskan, pihaknya terus memperkuat jaringan komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota.
Penguatan ini dilakukan melalui pelatihan rutin pembinaan teknis PPID, bahkan di tengah tantangan efisiensi anggaran.
"Kami memahami beberapa kabupaten/kota tengah melakukan efisiensi anggaran. Karena itu, Diskominfo Jabar memfasilitasi pembinaan teknis PPID secara rutin setiap bulan," jelas Adi.
Baca Juga: KDM Tetapkan Tiga Prioritas Utama Penataan Infrastruktur Jabar
Adi menjelaskan, pembinaan tersebut tidak hanya memperkuat tata kelola informasi publik, tetapi juga meningkatkan kapasitas PPID dalam menghadapi maraknya hoaks.
Koordinasi rutin dilakukan untuk memastikan PPID dapat melakukan validasi informasi secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat menerima informasi yang benar.
Baca Juga: Wagub Jabar Ajak Generasi Muda Jadi Rupawan, Pahlawan Penjaga Kedaulatan Rupiah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang





