Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026

AKURAT JABAR — Polda Jawa Barat memperkuat pengamanan mobilitas suporter dan rekayasa lalu lintas menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Kepolisian mengambil langkah tersebut untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan yang berpotensi terjadi di sejumlah akses menuju stadion.
Melalui Operasi Garuda Bakti 2026, Polda Jabar membagi jalur arteri menuju Stadion Si Jalak Harupat menjadi enam beat pengamanan.
Sebanyak 156 personel akan mengawal jalur mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga kawasan gerbang stadion dan Gajah Mekar.
Personel di enam beat tersebut akan menjalankan sejumlah skema pengamanan lalu lintas. Pola itu mencakup sterilisasi, penyekatan jalan, hingga pengamanan dengan pola pagar betis.
Skema tersebut juga bertujuan mengawal pergerakan bus pemain dan rombongan suporter. Dengan pengaturan tersebut, kepolisian berupaya menjaga kelancaran arus kendaraan selama pertandingan berlangsung.
2.026 Personel Gabungan Disiapkan
Selain pengamanan pada jalur arteri, Polda Jabar juga menyiapkan kekuatan personel secara keseluruhan untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebanyak 2.026 personel gabungan disiapkan. Personel tersebut berasal dari Polda Jawa Barat, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, serta sejumlah instansi terkait.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan kepolisian mengutamakan langkah preemtif dan preventif dalam operasi tersebut. Penegakan hukum juga menjadi bagian dari strategi pengamanan.
“Kami menyadari bahwa ajang berskala internasional ini membawa kebanggaan sekaligus tantangan bagi Jawa Barat. Oleh karena itu, melalui Operasi Garuda Bakti 2026, kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum yang tegas,” jelas Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Senin (21/9/2026).
Menurut Hendra, kepolisian juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Beberapa di antaranya mencakup kejahatan jalanan, aksi premanisme, serta potensi gesekan antarsuporter.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk ancaman, baik itu kejahatan jalanan, aksi premanisme, hingga potensi gesekan antarsuporter. Keselamatan pemain, ofisial, dan masyarakat adalah prioritas utama kami, dengan terus mengambil pelajaran dari tragedi masa lalu agar tidak kembali terulang,” tegasnya.
Pengamanan Stadion Dibagi Empat Ring
Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya mencakup akses menuju stadion. Polda Jabar juga menerapkan sistem pengamanan berlapis di kawasan Stadion Si Jalak Harupat.
Kepolisian membagi kawasan stadion ke dalam empat zona atau ring. Sistem tersebut mencakup Ring 1, Ring 2, Ring 3, dan Ring 4.
Pada saat yang sama, pengamanan juga mencakup pergerakan peserta dan rombongan penting menuju stadion. Polisi menyiapkan pengawalan lalu lintas untuk menjaga kelancaran perjalanan para peserta maupun rombongan VVIP.
Kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap penonton sesuai standar pengamanan yang berlaku. Langkah tersebut bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menyaksikan pertandingan.
Empat Hotel Delegasi Mendapat Pengamanan
Polda Jabar turut mengamankan lokasi yang menjadi tempat menginap para delegasi. Pengamanan dilakukan secara berlapis mulai dari Ring I hingga Ring III.
Empat hotel yang menjadi lokasi akomodasi delegasi terdiri atas Hotel Pullman Bandung Grand Central, Crown Plaza, Trans Luxury, dan Hilton Bandung.
Petugas akan mengawal mobilitas serta aktivitas delegasi selama berada di wilayah Bandung. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian operasi yang mencakup stadion, jalur transportasi, hotel, dan tempat latihan.
Dengan cakupan tersebut, polisi tidak hanya mengantisipasi persoalan di sekitar stadion. Pengamanan juga diarahkan untuk memastikan pergerakan tim dan delegasi berlangsung tertib.
Empat Lokasi Latihan Tim Mendapat Pengawalan
Selain hotel dan stadion, Polda Jabar memberikan perhatian terhadap lokasi latihan tim peserta Grup B.
Sebanyak 125 personel Polrestabes Bandung disiagakan untuk mengamankan empat lokasi latihan tim nasional Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Keempat lokasi tersebut meliputi Lapangan Arcamanik, Saraga ITB, Lapangan Sidolig, dan Lapangan Unpad.
Petugas menggunakan pola pengamanan terbuka maupun tertutup. Pola tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada pemain selama menjalani agenda latihan.
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia
FIFA menyebut edisi perdana FIFA ASEAN Cup berlangsung di Indonesia dan Hong Kong, China pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Di Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat menjadi venue Division 1.
Untuk Grup B di Stadion Si Jalak Harupat, pertandingan melibatkan Pakistan, Vietnam, Filipina, dan Thailand. Sementara itu, Grup A berlangsung di SUGBK Jakarta dengan peserta Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Dalam persiapan pengamanan, personel gabungan juga telah mengikuti apel gelar pasukan di kawasan Stadion Si Jalak Harupat pada Senin (21/9/2026). Polda Jabar memastikan personel telah terbagi sesuai wilayah dan kebutuhan pengamanan.
Baca Juga: Indonesia Host FIFA Series 2026, PSSI Siapkan Timnas Hadapi Lawan Lintas Benua
Masyarakat Diimbau Memperhatikan Rekayasa Lalu Lintas
Dengan meningkatnya aktivitas menuju Stadion Si Jalak Harupat, pengendara dan masyarakat yang akan menghadiri pertandingan perlu memperhatikan arahan petugas di lapangan.
Polda Jabar menempatkan personel pada sejumlah titik akses utama. Pengaturan tersebut memungkinkan kepolisian melakukan penyesuaian arus kendaraan sesuai situasi di lapangan.
Karena itu, masyarakat yang menuju kawasan stadion sebaiknya mengikuti arahan petugas dan memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku pada hari pertandingan.
Polda Jabar memastikan pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung secara terpadu. Pengamanan mencakup jalur transportasi, kawasan stadion, lokasi akomodasi, hingga tempat latihan tim.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran turnamen sekaligus menjaga keamanan pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat di Kabupaten Bandung serta wilayah sekitarnya. (Red)
Baca Juga: Timnas Indonesia Dibekuk Jepang 0-6, Ranking FIFA Terancam Turun ke Posisi 118
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KIPP Jabar Punya Formateur Baru, Fika Tantri Amaliah Bawa Misi KUATT Kawal Demokrasi
- 2FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 3MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 4Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 5Gol Barros Menit 55 Bawa Persib Menang atas Persijap di Jepara
- 6Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 7Kabel Lampu Lalu Lintas Dicuri di Bandung, Farhan Gandeng Polisi Buru Pelaku
- 8Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026
- 9Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026
- 10Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026






