Resmi Diresmikan KDM, Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat Kini Tampil dengan Wajah Baru

AKURAT JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menuntaskan proyek rehabilitasi menyeluruh terhadap Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, meresmikan langsung wajah baru bangunan bersejarah yang terletak di jantung Kota Bandung tersebut pada Selasa (30/12/2025).
Langkah perbaikan ini merupakan respons cepat pemerintah setelah atap ruang pameran gedung tersebut sempat ambruk pada 28 Oktober 2024 silam.
Baca Juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka Pameran Pusaka Nusantara 2025 di Museum Sri Baduga Bandung
Oleh karena itu, Pemprov Jabar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan segera melakukan serangkaian kajian teknis untuk memulai proses pemulihan struktur bangunan secara menyeluruh.
Meskipun demikian, tim teknis tetap menjaga ketat nilai historis dan karakter arsitektur asli bangunan selama proses rehabilitasi berlangsung.
Tentu saja, tujuan utamanya adalah agar identitas budaya yang melekat pada cagar budaya ini tetap terjaga dengan baik tanpa menghilangkan unsur aslinya.
Baca Juga: Event Kebudayaan Kesenian Tradisional dan Musik Modern Meriahkan Giri Tirta Kahuripan
Komitmen Pelestarian Cagar Budaya dan Ruang Kolaborasi
Pemerintah memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis yang ketat dan mengutamakan aspek keselamatan.
Selain itu, proyek ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Jabar dalam melestarikan aset-aset bersejarah di Tanah Pasundan agar tetap fungsional bagi generasi mendatang.
“Gedung ini harus menjadi pusat pemajuan kebudayaan yang menampilkan keragaman seni di Jawa Barat. Bahkan, kami ingin tempat ini menjadi ruang kolaborasi produktif antar dinas,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan.
Ia berharap, dengan rampungnya rehabilitasi Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat, masyarakat kini memiliki ruang interaksi dan inspirasi yang lebih representatif. Singkatnya, fasilitas ini kini siap menyambut para seniman dan pelaku budaya untuk berkarya kembali.
Baca Juga: Cirebon Tuan Rumah: Pekan Kebudayaan Daerah Jabar Resmi Dibuka, Merayakan Tiga Wilayah Budaya
Peningkatan Fasilitas dan Modernisasi Interior
Proses rehabilitasi kali ini mencakup perbaikan struktur bangunan utama, pembaruan interior, hingga peningkatan sistem kelistrikan dan pencahayaan yang lebih modern.
Berdasarkan laporan teknis, penataan ulang ruang pertunjukan dan area pendukung lainnya juga menjadi prioritas guna memberikan kenyamanan maksimal.
Lebih lanjut, pemerintah turut meningkatkan fasilitas penunjang seperti ruang latihan, galeri pameran, hingga area publik yang lebih tertata.
Baca Juga: Membingkai Budaya Sunda: Verrell Bramasta Usung Diplomasi Lewat Budaya
Maka dari itu, para seniman kini dapat memanfaatkan galeri yang lebih luas untuk memajang karya-karya terbaik mereka.
Sebagai penutup, peresmian gedung ini secara simbolis ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur.
Pada akhirnya, agenda tersebut berlanjut dengan rapat evaluasi pembangunan tahun 2025 sebagai langkah persiapan menyambut tahun anggaran baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos




