Jabar

Duka di Jatiluhur! Tertimbun Beton Setinggi 5 Meter, Seorang Warga Mekargalih Purwakarta Ditemukan Tewas Akibat Longsor

| 29 Desember 2025, 07:00 WIB
Duka di Jatiluhur! Tertimbun Beton Setinggi 5 Meter, Seorang Warga Mekargalih Purwakarta Ditemukan Tewas Akibat Longsor

AKURAT JABAR – Bencana tanah longsor melanda Kampung Sulu Kuning, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta pada Minggu sore (28/12/2025).

Peristiwa tragis ini merenggut nyawa Jaya Santoso (53), seorang warga setempat yang tewas tertimbun material beton dan tanah di belakang rumahnya.

Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban yang merupakan seorang wiraswasta tengah berada di area belakang rumah untuk memindahkan hewan peliharaannya.

Baca Juga: Bupati Om Zein Siapkan Langkah Strategis Atasi Masalah Banjir Purwakarta Tepatnya di Cikaobandung Jatiluhur

Tanpa diduga, tebing pembatas setinggi lima meter di kawasan Perumahan Bukit Berbunga ambruk dan menimbun tubuh korban.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya (dalam laporan tertulisnya), turun langsung ke lokasi kejadian bersama Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein.

Kehadiran para pimpinan daerah ini guna memastikan bahwa proses evakuasi longsor Purwakarta berjalan secara maksimal di tengah kondisi tanah yang labil.

Baca Juga: Pergerakan Tanah di Purwakarta: Dua Rumah Warga Roboh, Waspada Ancaman Longsor!

 

Proses Evakuasi Dramatis Selama 4 Jam

Proses pencarian korban berlangsung cukup alot dan memakan waktu hingga empat jam. Tim gabungan dari Polri, BPBD Purwakarta, Damkar, hingga relawan harus berjibaku dengan material longsoran yang didominasi puing beton TPT (Tembok Penahan Tanah).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Juddy Hediana, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan sesaat setelah kejadian dan langsung menerjunkan tim rescue.

"Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 19.15 WIB. Korban ditemukan dalam posisi telungkup, tertimbun material tanah dan beton sedalam kurang lebih satu meter," ujar Juddy di lokasi kejadian, Minggu malam.

Baca Juga: Om Zein Mitigasi Longsor di Waduk Cirata dan Normalisasi Sungai Cidadapan

 

Kendala Medan dan Puing Beton

Petugas di lapangan menghadapi kendala berat karena material longsoran berupa beton padat selebar enam meter.

Untuk memudahkan pencarian, petugas menyemprotkan air guna mengurai kepadatan tanah yang menimbun korban.

"Kami harus bekerja ekstra hati-hati karena kondisi tanah masih labil. Evakuasi dilakukan secara manual menggunakan cangkul dan sekop untuk mengangkat puing beton agar tidak membahayakan tim penyelamat," tambah Juddy.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Jaya Santoso langsung dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Fokus Relokasi Warga dan Cegah Longsor di Panyindangan

 

Komitmen Tanggap Bencana

Kapolres Purwakarta menegaskan bahwa Polri bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan terus bersiaga di tengah cuaca ekstrem yang rawan memicu bencana alam.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam merespons setiap laporan darurat dari masyarakat.

"Sinergi seluruh pihak adalah kunci. Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama," tegasnya.

Baca Juga: Bupati Om Zein Siapkan Langkah Strategis Atasi Masalah Banjir Purwakarta Tepatnya di Cikaobandung Jatiluhur

Pemkab Purwakarta dan Polres Purwakarta juga mengimbau warga yang tinggal di bawah lereng atau tebing untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras melanda wilayah Purwakarta dan sekitarnya.

"Kami mengimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi," ujar Om Zein.

Baca Juga: BAZNAS Purwakarta Tunjukan Kepeduliannya, Salurkan Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir Cikaobandung

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.