Jabar

Ratusan Ojol Kembali Geruduk Gedung Sate dan DPRD Jabar, Gelar Bersih-bersih Pasca Aksi Demonstrasi

| 5 September 2025, 10:38 WIB
Ratusan Ojol Kembali Geruduk Gedung Sate dan DPRD Jabar, Gelar Bersih-bersih Pasca Aksi Demonstrasi

AKURAT JABAR - Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) dari berbagai komunitas yang ada turun ke jalan melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, tepatnya di sekitar Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat, pada Rabu (3/9/2025).

Aksi bersih-bersih ini menjadi simbol akan kepedulian para mitra ojol yang ditunjukkan lewat kepeduliannya terhadap kebersihan dan kenyamanan Kota Bandung pasca insiden aksi demonstrasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa ojol Bandung cinta Bandung. Yang merusak kota kemarin itu bukan ojol. Kami hanya ingin mencari nafkah dengan aman dan nyaman,” ucap Deni Irfandi yang merupakan bagian dari Aliansi Ojol.

Baca Juga: Aksi Demonstrasi di DPRD Jabar Bakar Sejumlah Kendaraan dan Rumah Makan, Gubernur KDM Siap Bantu Korban

Deni mengungkapkan, bahwa kegiatan bebersih tersebut melibatkan hampir seluruh komunitas yang tergabung dalam aliansi ojol se-Kota Bandung.

Mereka secara kolektif bahu membahu membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lingkungan depan Gedung DPRD Jabar, tepatnya di Jalan Diponegoro.

“Ini bentuk kanyaah, kadeudeuh kami untuk Kota Bandung. Semua turun tangan, tanpa pandang bulu,” imbuhnya.

Baca Juga: Tanggapi Aspirasi Mahasiswa, DPR Siap Tindaklanjuti Tuntutan 17+8 yang Jadi Sorotan Publik

Senada dengan Deni, Ketua Umum Poros Jabar Nurman Jaelani juga menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian semua komunitas ojol yang ada di Bandung Raya.

“Kami tidak rela Kota Bandung dirusak. Bandung harus kembali kondusif, aman, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. Kalau Bandung nyaman, tentu akan berdampak baik bagi kami karena order meningkat,” terang Nurman.

Ia juga menjelaskan, bahwa mitra ojol yang ikut andil dalam kegiatan tersebut tidak hanya berasal dari Bandung. Namun juga hadir dan terlibat beberapa Komunitas ojol yang berasal dari Cimahi, Cileunyi, Padalarang, bahkan Sumedang dan Garut.

Baca Juga: Gubernur KDM Bentuk Forum Rektor dan Fasilitasi Dialog Mahasiswa, Wujudkan Pemerintahan Inklusif di Jawa Barat

“Ini bukti bahwa kepedulian ini bukan hanya dari ojol Bandung, tapi juga ojol Jawa Barat,” pungkas Nurman dalam keterangannya.

Baca Juga: Pesan KH. Miftah Faridl di Tengah Memanasnya Unjuk Rasa: Perbaiki Akhlak dan Kebijakan Ekonomi, Perusakan Bukan Solusi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.