Jabar

Pesona Kreatif Nusantara Soroti UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan

| 25 Juli 2025, 14:57 WIB
Pesona Kreatif Nusantara Soroti UMKM, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan

AKURAT JABAR - Jakarta, 24 Juli 2025 — Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia tampil dalam acara Pesona Kreatif Nusantara, yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melalui Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata. Acara ini mengusung tema “Menggerakkan Ekonomi Kreatif untuk Pariwisata Berkelanjutan” sebagai wujud nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian budaya.

Bertempat di Ruang Teater Wisma Kemenpora RI, acara ini menjadi magnet bagi kader HMI, anggota Organisasi Kepemudaan (OKP), hingga tokoh nasional dan pejabat negara. Tampak hadir antara lain Prof. Muhadjir Effendi (Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia dan Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji), Arsjad Rasjid, Syamsul Qomar, Teguh Ananta Wikrama, serta Cecep Rukendi.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata PB HMI, Nur Ghina Muslimah, menegaskan pentingnya peran UMKM dalam memperkuat perekonomian nasional. “Melalui spotlight UMKM dalam acara ini, kami ingin mengangkat keberagaman produk lokal sekaligus membuka peluang pasar lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif,” ujarnya.

Pesona Kreatif Nusantara menghadirkan parade produk UMKM sebagai bagian dari program unggulan Gerakan 500 Produk Lokal. Beragam produk dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan khas daerah, kuliner tradisional, hingga inovasi modern yang memadukan kearifan lokal dengan teknologi.

Tak hanya pameran, para pelaku UMKM juga memperoleh pendampingan bisnis melalui Kelas Master Kreatif. Program ini membekali peserta dengan keterampilan manajemen usaha, strategi pemasaran digital, hingga pengembangan produk berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh tokoh-tokoh nasional yang hadir. Prof. Muhadjir Effendi mengatakan, “UMKM merupakan basis ekonomi nasional yang harus kita dorong terus agar mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kekayaan budaya.”

Hal senada diungkapkan oleh Arsjad Rasjid, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Sinergi ini menjadi pondasi utama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan mampu beradaptasi dengan dinamika pasar global,” tegasnya.

Atmosfer acara semakin hidup dengan kehadiran pertunjukan alat musik tradisional angklung, yang tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga menjadi simbol pentingnya pelestarian budaya dalam strategi pariwisata nasional.

Melalui kegiatan ini, PB HMI menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya. Pesona Kreatif Nusantara menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, pemangku kepentingan, dan komunitas kreatif dalam membangun Indonesia yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.