Jabar

Bupati Purwakarta Om Zein Bantu Anak Kecil dan Ibunya yang Sakit: Kisah Haru Si Unyil, Wujud Kepemimpinan yang Peduli dan Mengayomi

| 4 Juni 2025, 13:45 WIB
Bupati Purwakarta Om Zein Bantu Anak Kecil dan Ibunya yang Sakit: Kisah Haru Si Unyil, Wujud Kepemimpinan yang Peduli dan Mengayomi

AKURAT JABAR - Purwakarta,Sebuah kisah haru datang dari sudut kehidupan warga Purwakarta. Seorang anak kecil bernama Si Unyil tinggal bersama ibunya yang tengah mengidap penyakit yang kronis. Sang ibu harus menjalani cuci darah secara rutin demi mempertahankan hidup, sementara kondisi ekonomi mereka sangat terbatas.

Melihat kondisi ini, Bupati Purwakarta, yang akrab disapa Om Zein, segera mengambil langkah nyata. Ia memfasilitasi agar Si Unyil dapat tinggal di sebuah pesantren yang layak dan aman — lingkungan yang lebih sehat dan suportif bagi anak-anak, terutama saat orang tuanya dalam masa pengobatan.

"Saya pun sudah meminta izin langsung kepada ibunya untuk membawa Unyil ke pesantren. Beliau mengizinkan, karena ini yang terbaik untuk anaknya," ungkap Om Zein.

Lebih dari itu, Om Zein juga memberikan bantuan berupa ongkos cuci darah selama tiga bulan untuk sang ibu. Bantuan tersebut meliputi biaya transportasi dan kebutuhan pendukung lainnya, agar sang ibu bisa menjalani pengobatan tanpa memikirkan beban ekonomi harian.

"Saat seorang ibu tengah sakit parah dan anaknya masih kecil, kita tidak boleh hanya melihat. Tetapi kita harus hadir dan bertindak," tegasnya.

Pemerintah dan Masyarakat Bergerak

Upaya ini tidak berdiri sendiri. Kepala desa, aparat desa, dan warga sekitar turut serta memberikan bantuan serta restu, memastikan bahwa proses perpindahan Unyil berjalan lancar. Semua pihak bekerja sama menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih hidup kuat di tengah masyarakat Purwakarta.

Kepedulian yang Menyembuhkan

Om Zein merupakan potret nyata dari kepemimpinan yang hadir dan peduli, serta masyarakat yang saling menguatkan. Ketika pemerintah, aparat, dan warga bersatu, tidak ada masalah yang terlalu berat untuk diatasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.