Reaktivasi 11 Jalur Kereta Api di Jabar, PT KAI Dukung Langkah Dedi Mulyadi Kurangi Macet dan Dorong Pariwisata

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi rencananya akan melakukan reaktivasi jalur-jalur kereta api yang ada di Jawa Barat sebagai upaya memaksimalkan transportasi publik yang memiliki kemanfaatan tinggi bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Dedi Mulyadi pada Rakor Perkeretaapian di gedung Pakuan pada Selasa, 15 April 2025 lalu. Ia melihat adanya beberapa potensi yang relevan jika moda transportasi kereta api dibuka kembali dan ditambah.
Potensi tersebut antara lain adalah jalur wisata yang ada di Jawa Barat. Transportasi ini memiliki kelebihan, yakni bersifat massal dan anti macet. Selain itu harganya murah, sehingga akan menjadi transportasi alternatif masyarakat di momen-momen libur nantinya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Reaktivasi Jalur Kereta Api, Dukung Pariwisata di Jawa Barat
Merespon wacana tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang rencananya akan mengaktifkan kembali jalur-jalur kereta api yang telah lama mati dan tidak beroperasi.
Dalam keterangannya, Manager Humasda KAI Daop Bandung, Kuswardojo mengapresiasi rencana tersebut. Sebagai pihak operator, PT KAI Daop 2 sangat menyambut rencana reaktivasi jalur kereta api itu di Jawa Barat.
“Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan mereaktivasi jelar kereta api yang tidak beroperasi,” ungkapnya, dilansir dari laman Pemprov Jabar, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Cegah Konflik Sosial, Dedi Mulyadi: Penegakan Hukum Harus Adil dan Tak Tebang Pilih
Dengan wacana reaktivasi ini Kuswardojo berharap dapat memberikan dampak positif pada mobilitas masyarakat di beberapa titik yang akan dibangun, sekaligus mengurangi angka kemacetan.
Ia juga berharap, selain memberi kemudahan mobilitas, reaktivasi juga dapat baik pada peningkatan pertumbuhan ekonomi warga sekitar.
"Daerah yang akan di reaktivasi kita tahu merupakan daerah yang memiliki pemandangan alam yang indah sehingga bisa di jadikan sebagai salah satu destinasi wisata kedepannya,” Kuswardojo.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dorong Cirebon Jadi Yogyakarta-nya Jawa Barat: Bersiap Mentereng di Usia 543 Tahun
Rencana tersebut dikemukakan Gubernur Dedi Mulyadi, bahwa Jabar akan membangun jalur Bandung - Pangandaran, kemudian jalur kereta api dari Bogor - Sukabumi - Cianjur hingga Padalarang.
Kemudian Gubernur Jawa Barat ini juga menyebut akan membuka jalur kereta api Bandung - Ciwidey. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan pada musim liburan.
Reaktivasi ini adalah manifestasi visi besar Gubernur Dedi Mulyadi dalam membangun kembali konektivitas daerah di Jawa Barat secara modern. Tetapi tetap bersandar pada kearifan lokal.
Adapun rencana reaktivasi jalur kereta api tersebut akan dilakukan Gubernur di 11 Jalur KA dengan pengalokasian besaran dana pembangunan mencapai Rp 20 Triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





