Jabar

Panen Jagung di Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Sektor Pertanian Sebagai Pilar Utama Ekonomi Desa

| 19 April 2025, 13:41 WIB
Panen Jagung di Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Sektor Pertanian Sebagai Pilar Utama Ekonomi Desa

AKURAT JABAR - Gubernur Jawa Barat hadir di Desa Pangeureunan, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut pada hari Kamis 17 April 2025 dalam rangka kegiatan panen jagung.

Garut sendiri di sektor pertanian merupakan daerah yang berkontribusi besar dalam memproduksi jagung. Produksinya di wilayah Jawa Barat dapat mencapai 40 persen.

Dilansir dari laman resmi Pemprov Jabar, KDM - sapaan akrab Dedi Mulyadi mengatakan bahwa produksi komoditas jagung di Kabupaten Garut tersebut harus bisa menjadi penggerak dalam meningkatkan perekonomian desa.

Baca Juga: Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal di Cianjur, Diduga Tak Kantongi Izin dan Rusak Lingkungan

KDM juga mendorong komoditas jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan harus menjadi pelopor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Program panen jagung yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Gubernur Dedi juga berharap program ketahanan pangan seperti komoditas jagung yang ada di Garut ini menjadi program yang terintegrasi.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi: Pembangunan Infrastruktur Jalan Hingga Pelosok Desa di Jabar Targetkan Rampung 2027

"Pemerintah menyiapkan fasilitas dan bibit, rakyat yang menanam," ucap KDM dalam sambutannya, Kamis (17/4/2025).

Ia menegaskan, bahwa untuk menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama perekonomian, terutama di perdesaan, maka harus ada komitmen bersama yang dilakukan secara bersama-sama.

"Sekarang kita harus punya cipta rasa terhadap dunia pertanian. Seluruh masyarakat harus memiliki niat yang sama untuk memajukan sektor ini," imbuhnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Museum Batutulis Jadikan Simbol Identitas Budaya dan Pusat Edukasi Sejarah Sunda

Di sinilah pentingnya peran penyuluh pertanian yang ditekankan oleh Gubernur Dedi Mulyadi dalam mendampingi para petani. 

Pendampingan terhadap para petani dibutuhkan sejak awal proses tanam hingga pascapanen, termasuk berkaitan dengan hal pemasaran hasil produksi.

"Kepada para penyuluh, dampingi warga secara menyeluruh saat menanam jagung. Berikan pendampingan dari awal hingga proses penjualannya," tegas Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Yusuf Saadudin Terpilih Sebagai Dirut Bank BJB, Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Profesionalisme

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.