Tim Misi Kemanusiaan dari Indonesia Langsung Bekerja Setibanya di Myanmar

AKURAT JABAR - Tim misi kemanusiaan yang dikirim dari Indonesia untuk penanganan bencana gempa M7.7 di Myanmar telah mendarat di Bandara Naypyidaw pada Selasa (1/4) pukul 14.00 waktu setempat.
Tim tersebut merupakan gabungan yang terdiri dari personel Indonesia Search and Rescue (INASAR), anggota TNI, dan beberapa perwakilan lembaga.
Setibanya di Myanmar, tim INASAR langsung berangkat menuju lokasi Base of Operation (BoO) yang terletak di wilayah Naypyidaw.
Baca Juga: Misi Kemanusiaan Baznas, Kirim Tim Gabungan USAR ke Myanmar untuk Bantu Korban Gempa
Tim Indonesia segera bergabung dengan tim USAR dari negara lain. Mereka langsung berkoordinasi dengan Tim USAR Singapura selaku koordinator wilayah sektor pencarian di Naypyidaw dan Mandalay.
Pada Rabu (2/4), Tim Indonesia mengawali giatnya dengan melaksanakan koordinasi bersama Deputy Minister for Emergency Myanmar.
Pertemuan tersebut difasilitasi oleh ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Center).
Baca Juga: Gempa Dahsyat Guncang Myanmar Kepanikan Melanda Bangkok Thailand
Tim Indonesia diwakili oleh Wahyudi dari Basarnas, Brigjen. Pol. (Purn) Ary Laksmana Widjaja dari BNPB, dan Dumas Amali Radityo dari PWNI-Kemlu .
Perwakilan Tim Indonesia juga berkesempatan menemui Director General and Fire Brigade CommanderMyanmar untuk permintaan penugasan.
Tim INASAR kemudian diarahkan untuk melakukan asessmen dan perbantuan di perumahan pegawai negeri sipil daerah Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw Myanmar yang runtuh dan diperkirakan masih ada korban tertimbun.
Tim INASAR yang dibagi menjadi tim Alfa dan Bravo dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses operasi USAR di wilayah yang telah ditentukan.
Pada hari Rabu kemarin, tim INASAR berhasil mengevakuasi sedikitnya tiga korban jiwa yang ditemukan dari reruntuhan bangunan dalam kondisi meninggal dunia.
Selain melaksanakan operasi SAR, Tim Indonesia juga melakukan pelayanan medis kepada warga Myanmar. Tim Indonesia membuka pos kesehatan darurat di sekitar BoO Tim INASAR.
Baca Juga: Dua hari Pasca Lebaran, Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran Jawa Barat
Baca Juga: Israel Perintahkan Warga Rafah Gaza Mengungsi: Ancaman Baru bagi Palestina?
Hari ini, dikabarkan melalui laman bnpb.go.id, Tim Indonesia kembali melanjutkan pemetaan worksite yang diduga masih banyak korban jiwa yang terjebak di reruntuhan melalui aplikasi ICMS serta melakukan evakuasi korban terdampak gempa M7.7.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1AMP Soroti Respons BK DPRD Purwakarta soal Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota Dewan
- 2Pengamat Soroti Empat Persoalan MBG Purwakarta, Dorong Evaluasi Kepemimpinan Korwil
- 3Persib Menang atas FC Seoul, Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung Raih Tiga Poin di ACL Two
- 4PERSIB di ACL Two 2026/27: Ini Jadwal Lengkap 6 Pertandingan Grup E
- 5PERSIB Turunkan Marc Klok sebagai Kapten, Thom Haye Cadangan Lawan FC Seoul
- 6Desa Wisata Bantar Agung Majalengka, Pesona Alam dan Budaya Sunda di Kaki Gunung Ciremai
- 7Pemkab Bekasi Kembangkan Alarm Digital Inflasi, Respons Gangguan Harga Ditargetkan Dua Hari
- 8Trans Wibawamukti Koridor 2 Disiapkan, Hubungkan Stasiun Cikarang dengan Pemda Bekasi
- 9Disdik Jabar Siapkan 100 Fasilitator Pancawaluya untuk Dampingi Perubahan di Sekolah






