Jabar

Tim Misi Kemanusiaan dari Indonesia Langsung Bekerja Setibanya di Myanmar

| 3 April 2025, 18:30 WIB
Tim Misi Kemanusiaan dari Indonesia Langsung Bekerja Setibanya di Myanmar

AKURAT JABAR - Tim misi kemanusiaan yang dikirim dari Indonesia untuk penanganan bencana gempa M7.7 di Myanmar telah mendarat di Bandara Naypyidaw pada Selasa (1/4) pukul 14.00 waktu setempat.

Tim tersebut merupakan gabungan yang terdiri dari personel Indonesia Search and Rescue (INASAR), anggota TNI, dan beberapa perwakilan lembaga.

Setibanya di Myanmar, tim INASAR langsung berangkat menuju lokasi Base of Operation (BoO) yang terletak di wilayah Naypyidaw.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan Baznas, Kirim Tim Gabungan USAR ke Myanmar untuk Bantu Korban Gempa

Tim Indonesia segera bergabung dengan tim USAR dari negara lain. Mereka langsung berkoordinasi dengan Tim USAR Singapura selaku koordinator wilayah sektor pencarian di Naypyidaw dan Mandalay.

Pada Rabu (2/4), Tim Indonesia mengawali giatnya dengan melaksanakan koordinasi bersama Deputy Minister for Emergency Myanmar.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Center).

Baca Juga: Gempa Dahsyat Guncang Myanmar Kepanikan Melanda Bangkok Thailand

Tim Indonesia diwakili oleh Wahyudi dari Basarnas, Brigjen. Pol. (Purn) Ary Laksmana Widjaja dari BNPB, dan Dumas Amali Radityo dari PWNI-Kemlu .

Perwakilan Tim Indonesia juga berkesempatan menemui Director General and Fire Brigade CommanderMyanmar untuk permintaan penugasan.

Tim INASAR kemudian diarahkan untuk melakukan asessmen dan perbantuan di perumahan pegawai negeri sipil daerah Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw Myanmar yang runtuh dan diperkirakan masih ada korban tertimbun.

Baca Juga: Para Kades, Lurah dan Camat Se-Jawa Barat Tolong Segera Laksanakan Perintah Dedi Mulyadi Soal Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Tim INASAR yang dibagi menjadi tim Alfa dan Bravo dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses operasi USAR di wilayah yang telah ditentukan.

Pada hari Rabu kemarin, tim INASAR berhasil mengevakuasi sedikitnya tiga korban jiwa yang ditemukan dari reruntuhan bangunan dalam kondisi meninggal dunia.

Selain melaksanakan operasi SAR, Tim Indonesia juga melakukan pelayanan medis kepada warga Myanmar. Tim Indonesia membuka pos kesehatan darurat di sekitar BoO Tim INASAR.

Baca Juga: Dua hari Pasca Lebaran, Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran Jawa Barat

Baca Juga: Israel Perintahkan Warga Rafah Gaza Mengungsi: Ancaman Baru bagi Palestina?

Hari ini, dikabarkan melalui laman bnpb.go.id, Tim Indonesia kembali melanjutkan pemetaan worksite yang diduga masih banyak korban jiwa yang terjebak di reruntuhan melalui aplikasi ICMS serta melakukan evakuasi korban terdampak gempa M7.7.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.