Pastikan Warga Aman, Plt Bupati Bekasi Tinjau Titik Parah Banjir di Cikarang Utara

AKURAT JABAR – Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meninjau langsung lokasi terdampak Banjir Cikarang Utara 2026 di Kampung Kali Ulu, Minggu (18/1/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan darurat menyusul munculnya 13 titik genangan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Dalam peninjauan tersebut, Asep didampingi oleh Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis dan Camat Cikarang Utara Enop Can.
Banjir yang dipicu curah hujan tinggi sejak Sabtu malam telah merendam permukiman warga dan melumpuhkan berbagai aktivitas masyarakat.
“Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan untuk memastikan warga terdampak dalam keadaan aman dan perangkat daerah bergerak cepat,” tegas Asep di lokasi peninjauan.
Baca Juga: Bekasi Siaga Darurat! Banjir Kabupaten Bekasi Januari 2026 Rendam 16 Kecamatan dan Ribuan Rumah
Instruksi Siaga 24 Jam untuk BPBD
Asep menegaskan telah memberikan instruksi khusus kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta perangkat daerah terkait untuk tetap siaga sepanjang waktu.
Penanganan terbaik harus diberikan kepada masyarakat, mulai dari proses evakuasi hingga penyediaan logistik.
Selain memantau kondisi air, Plt Bupati Bekasi juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak.
Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang kesulitan mengakses kebutuhan harian akibat akses jalan yang terputus.
“Saya meminta BPBD terus siaga. Penanganan darurat harus diikuti dengan upaya mitigasi agar dampak banjir bisa kita minimalisir ke depannya,” tambah Asep.
Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
Hingga Minggu pagi pukul 08.00 WIB, BPBD mencatat 13 lokasi banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Wilayah yang terdampak meliputi Cikarang Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Karang Bahagia, Babelan, hingga Tarumajaya.
Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan berintensitas tinggi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu, Asep mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya genangan susulan.
Singkatnya, Pemkab Bekasi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase di wilayah rawan.
Alhasil, diharapkan perbaikan infrastruktur dapat mengurangi risiko banjir pada musim hujan berikutnya.
Pada akhirnya, keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Sebab, penanganan bencana yang responsif adalah bentuk pelayanan publik yang paling krusial di saat krisis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





