Jabar

Menkop Ferry Dorong KDMP Segera Matangkan Proposal Bisnis Jelang Operasional pada Bulan Oktober

| 14 September 2025, 23:34 WIB
Menkop Ferry Dorong KDMP Segera Matangkan Proposal Bisnis Jelang Operasional pada Bulan Oktober

AKURAT JABAR - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong seluruh Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk menyusun proposal bisnis secara matang dan bertumpu pada kebutuhan riil di desanya masing-masing.

Ia meminta agar setiap KDMP mampu melakukan pemetaan segala potensi yang ada di desa, mampu menganalisis pasar, memproyeksikan keuangan, serta strategi pemasaran secara jelas.

Ia menyebut bahwa KDMP akan memasuki fase operasional yang akan dimulai pada Oktober mendatang. Oleh karena itu, kata dia, langkah bisnis tersebut harus segera dimatangkan.

Baca Juga: Mendes Terbitkan Permendes Nomor 10 Tahun 2025, Atur Persetujuan Kepala Desa untuk Pembiayaan Kopdes Merah Putih

"Sejak dibentuk pada 21 Juli oleh Presiden Prabowo, kan ada tenggang waktu 3 bulan, sebenarnya Oktober mulai kita operasional, tapi kita September ini sudah mulai (fase operasional),” terang Ferry, Minggu (14/9/2025). 

Proposal tersebut sangatlah penting - tutur Ferry - agar KDMP memiliki orientasi yang jelas serta daya tawar yang juga kuat, khususnya ketika koperasi mengajukan kebutuhan biaya kepada lembaga perbankan ataupun mitra strategis lainnya.

KDMP sendiri berfungsi sebagai sarana penjualan dan pengepul hasil produk masyarakat desa, sekaligus juga menjadi kepanjangan tangan dari program unggulan Pemerintah.

Baca Juga: Presiden Reshuffle Sejumlah Menteri dan Wamen Kabinet Merah Putih, Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen Hari Ini

Menkop Ferry mengungkapkan, sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) telah memberikan alokasi Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp16 triliun yang dipergunakan untuk menggerakkan 10 ribu hingga 15 ribu KDMP di seluruh Indonesia.

“Alokasi tersebut dipastikan akan bertambah. Ini untuk mendukung pengembangan Kopdes Merah Putih secara lebih luas,” imbuhnya.

Kini, seluruh pengurus dan pengawas koperasi desa telah memakai Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih, dengan tujuan untuk pendataan sekaligus memudahkan seluruh proses pengawasan dan mitigasi risiko.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin Ratas, Fokus pada Percepatan Program Prioritas: Tak Ada Lagi Alasan Kertas!

Ferry juga mengatakan bahwa pemerintah tengah menunggu regulasi terkait pengelolaan tambang dan mineral untuk segera diterbitkan. Rencananya, tambang dan mineral tersebut akan dikelola oleh KDMP.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih: Simbol Kemandirian Ekonomi Desa

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.