Jabar

Tren Penyewaan iPhone Meningkat Menjelang Lebaran: Antara Gengsi dan Kebutuhan

| 27 Maret 2025, 20:00 WIB
Tren Penyewaan iPhone Meningkat Menjelang Lebaran: Antara Gengsi dan Kebutuhan

AKURAT JABAR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, fenomena penyewaan iPhone mengalami lonjakan signifikan di berbagai kota di Indonesia. Banyak individu, terutama dari kalangan remaja hingga dewasa muda, memilih menyewa perangkat ini untuk berbagai keperluan selama bulan Ramadan dan perayaan Lebaran.​

Baca Juga: iPhone 16 Resmi Kantongi Sertifikat Postel: Kapan Mulai Dijual di Indonesia

Lonjakan Permintaan di Berbagai Kota

Di Kota Solo, misalnya, penyewaan iPhone meningkat selama bulan puasa dan menjelang Lebaran. Pelanggan biasanya menyewa dari pukul 15.00 WIB hingga setelah salat Tarawih. Data tersebut berdasarkan penyewaan di iPhone Nusantara di Kelurahan Gilingan, Banjarsari.

Baca Juga: Apple Terhambat! Ini Alasan iPhone 16 Belum Bisa Dijual Resmi di Indonesia

Sementara itu, di Semarang, tren serupa juga terjadi. Kasyful Mahali, pemilik layanan sewa iPhone di Semarang, melaporkan peningkatan permintaan hingga tiga kali lipat dalam dua minggu terakhir menjelang Idul Fitri 1446 H. Penyewa umumnya berasal dari kalangan remaja hingga dewasa berusia 17 hingga 30 tahun.

Baca Juga: iPhone 17 Pro Hadir dengan Desain Revolusioner: Kombinasi Aluminium dan Kaca untuk Daya Tahan Maksimal

Alasan di Balik Tren Penyewaan

Motivasi utama di balik fenomena ini bervariasi. Beberapa individu menyewa iPhone untuk meningkatkan citra diri atau gengsi saat menghadiri acara sosial seperti buka bersama atau pertemuan keluarga. Lainnya memanfaatkan perangkat tersebut untuk keperluan bisnis atau dokumentasi selama Ramadan dan Lebaran.​

Baca Juga: Samsung Galaxy A56 vs iPhone 16E: Pilihan Terbaik di Tahun Ini?

Analisis Sosiologis

Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada, Sunyoto Usman, mengamati bahwa tren penyewaan iPhone ini mencerminkan perubahan nilai sosial di masyarakat. Menurutnya, fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran nilai di masyarakat, di mana kepemilikan barang mewah dianggap penting untuk meningkatkan status sosial.

Baca Juga: iPhone 17 Air: Inovasi Tanpa Batas dengan Desain Ultra-Tipis dan Pengisian Nirkabel

Dampak Ekonomi dan Sosial

Peningkatan tren penyewaan iPhone menjelang Lebaran memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku usaha di bidang ini. Namun, secara sosial, fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai nilai dan prioritas dalam masyarakat, terutama terkait dengan konsumsi barang mewah dan pengaruhnya terhadap dinamika sosial.​

Baca Juga: iPhone 17 Air Tanpa USB-C? Apple Siap Revolusi Smartphone dengan Desain Portless!

Tren penyewaan iPhone yang meningkat menjelang Lebaran mencerminkan kompleksitas dinamika sosial dan ekonomi di Indonesia. Sementara fenomena ini memberikan peluang ekonomi bagi penyedia jasa, penting bagi individu untuk mempertimbangkan alasan dan motivasi di balik keputusan menyewa barang mewah, serta dampaknya terhadap nilai-nilai sosial yang dianut.​

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.