Jabar

Berhasil Dievakuasi, Kemlu Pulangkan Kembali 97 WNI dari Iran

| 1 Juli 2025, 18:23 WIB
Berhasil Dievakuasi, Kemlu Pulangkan Kembali 97 WNI dari Iran

AKURAT JABAR - Pemerintah Republik Indonesia telah berhasil mengevakuasi sebanyak 97 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran dan 26 WNI dari wilayah Tel Aviv, Yerusalem, dan Arabah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono melalui keterangan resminya pada Senin (30/6/2025).

Menlu Sugiono menegaskan, bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran, Iran dan KBRI Amman, Yordania telah melakukan proses evakuasi puluhan WNI tersebut melalui Azerbaijan.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Meningkat, Menlu RI Harapkan Ketegangan Segera Selesai Agar Cegah Situasi Memburuk

"Dan rencana evakuasi bagi warga negara yang ada di wilayah ini akan kami lanjutkan," ujar Sugiono saat berada di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (30/6/2025).

Adapun terkait dengan jumlah WNI yang berada di Iran, menteri Sugiono menyebut sedikitnya tercatat sebanyak 386 orang yang berada di negara tersebut.

Selain evakuasi yang telah dilakukan pihaknya kepada sejumlah WNI di Iran, Sugiono mengungkapkan bahwa beberapa WNI di sana juga ada yang memilih untuk tetap tinggal di negara itu.

Baca Juga: Kemenko Polkam Koordinasikan Pemulangan WNI dari Iran, Pastikan Keselamatan 386 Warga Indonesia Dari Zona Konflik

Untuk WNI yang berada di kawasan Tel Aviv, Yerussalem, dan sekitarnya pihaknya mencatat ada sebanyak 167 orang.

"Ada yang memilih untuk tetap berada di sana dan belum menyatakan kesediaannya untuk pindah, namun ini juga terus kita pantau keadaannya," ungkap Sugiono.

Saat ini, Konflik panas antara Iran dan Israel mereda setelah adanya gencatan senjata yang berlangsung, ia berharap para WNI yang masih berada di negara konflik itu dalam kondisi yang baik.

Baca Juga: Kedubes Iran Siap Bantu Evakuasi Warga Negara Indonesia di Tengah Situasi Konflik dengan Israel yang Semakin Memanas

"Kami juga telah membentuk suatu gugus tugas yang disebut crisis response team, jika sewaktu-waktu perkembangan situasi memburuk memaksa kita mengevakuasi warga negara di negara-negara tersebut," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, konflik Iran dan Israel tersebut terjadi pada hari Jumat (13/6/2025), saat Israel melancarkan serangan dengan menargetkan fasilitas militer dan situs nuklir penting Iran.

Menurut laporan pihak berwenang Iran, serangan Israel itu sedikitnya telah menewaskan komandan senior, ilmuwan nuklir, dan sejumlah warga sipil Iran.

Baca Juga: Tiba di Jakarta! Belasan WNI dari Iran Berhasil Dievakuasi, Sementara Sebagian Lainnya Masih Terkendala

Pada 22 Juni, Iran kemudian membalas serangannya ke wilayah Israel dengan gelombang serangan rudal dan drone. 

Kemudian pasukan AS mengebom tiga fasilitas nuklir Iran yang berlokasi di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Sebagai respons, Iran juga membalasnya dengan menyerang Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar, yang semakin memperparah ketegangan.

Usai pertempuran selama hampir dua pekan lamanya, gencatan senjata antara Iran dan Israel akhirnya dapat tercapai capai pada Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Siaga Satu! Evakuasi Puluhan WNI Kloter Kedua Tiba di Jakarta, Berasal dari Iran, Yaman dan Wilayah Konflik Lainnya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.