Plt. Kadisdik Sadiyah di MPLS SMPN 1 Pasawahan : Pendidikan Anti Korupsi Bagi Peserta Didik Kunci Bangun Generasi Berintegritas

AKURAT JABAR - Purwakarta, 16 Juli 2025 – Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ke-3 di SMP Negeri 1 Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Purwakarta, Sadiyah, M.Pd, melakukan kunjungan langsung guna melakukan monitoring serta memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru. Dalam kesempatan tersebut, Sadiyah menekankan pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Bagi Peserta Didik sejak dini.
Pendidikan Anti Korupsi Dimulai dari Sekolah
Dalam pembekalannya, Sadiyah menyampaikan bahwa korupsi bukan hanya persoalan besar di pemerintahan, tetapi seringkali berawal dari perilaku tidak jujur dan kurang peduli terhadap nilai-nilai etika, yang bisa muncul sejak masa sekolah. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pendidikan anti korupsi perlu dimasukkan ke dalam pembentukan karakter siswa sejak dini.
“Korupsi itu bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti mencontek, bolos sekolah, atau bahkan mengambil barang yang bukan miliknya. Maka dari itu, kita harus membiasakan anak-anak kita untuk jujur dan bertanggung jawab sejak awal,” ujar Sadiyah.
Karakter dan Integritas: Pilar Masa Depan Bangsa
Sadiyah juga menekankan bahwa integritas harus tumbuh dari dalam diri peserta didik, bukan karena tekanan atau pengaruh dari luar. Integritas ini mencakup keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan.
“Sebagai peserta didik harus memiliki integritas yang tumbuh dari dalam diri sendiri. Tidak cukup hanya tahu yang benar, tapi juga harus berani melakukannya,” pesan Sadiyah kepada para siswa.
Ia juga menambahkan bahwa membentuk kebiasaan baik, seperti tidak terlambat datang ke sekolah dan menghormati peraturan, adalah bagian dari implementasi nilai-nilai anti korupsi.
Peran Guru dan Orang Tua Sangat Vital
Tidak hanya kepada siswa, Sadiyah juga menyampaikan pesan penting kepada para guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, nilai-nilai anti korupsi seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab tidak bisa diajarkan sekali dua kali, melainkan harus terus-menerus dibentuk melalui teladan dan kebiasaan.
“Guru bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab. Orang tua di rumah dan masyarakat di lingkungan sekitar juga harus ikut berperan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut,” tegasnya.
Membangun Generasi Anti Korupsi Dimulai Sekarang
Kegiatan MPLS ini menjadi momentum penting bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta untuk memulai langkah nyata dalam membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui pendidikan yang berfokus pada pembentukan karakter, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara moral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Sambut HUT Ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Anjangsana ke Kediaman Warakawuri
- 5Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos




