Sinergi HMTI dan HMM STT Wastukancana: Diki Firmansah & Divisi Kerohanian Dorong Budaya Berbagi Mahasiswa

AKURAT JABAR - PURWAKARTA, 11 Oktober 2026 — Di bawah kepeloporan dan visi kepemimpinan Diki Firmansah, Divisi Kerohanian Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) STT Wastukancana Purwakarta berkolaborasi erat dengan Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) sukses menyelenggarakan aksi nyata bertajuk “Kajian dan Santunan Anak Yatim”. Perhelatan akbar ini bertempat di Auditorium Lantai 5 STT Wastukancana Purwakarta pada Minggu (11/10/2026).
Mengusung tema strategis “Satu Kepedulian, Seribu Senyuman, Menebar Keberkahan: Meneladani Islam dalam Memuliakan Anak Yatim & Piatu,” kegiatan ini berhasil menyalurkan santunan langsung kepada 25 anak yatim dari lingkungan sekitar kampus. Inisiatif gemilang ini turut menggandeng dukungan pendanaan strategis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta, membuktikan kapasitas jejaring (networking) dan eksekusi program sosial yang matang dari para penggeraknya.
Diki Firmansah: Menyeimbangkan Keunggulan Akademis dan Kepekaan Sosial
Sebagai motor penggerak utama kegiatan ini, Diki Firmansah menegaskan bahwa esensi pendidikan tinggi tidak boleh terjebak dalam menara gading akademis semata. Generasi muda, khususnya mahasiswa teknik, wajib memiliki kepedulian holistik terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitarnya.
"Mahasiswa hendaknya tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis dan pribadi semata, tetapi juga wajib hadir memberikan dampak serta manfaat nyata bagi masyarakat. Memuliakan anak yatim dan piatu bukan sekadar agenda amal, melainkan bentuk manifestasi keimanan yang membawa keberkahan bersama bagi kemajuan bangsa."Pungkas Diki Firmansah Loyalis HMTI yang kini dipecat di HMTI tetapi tetap menunjukan konsistensi untuk menjalankan program.

Gagasan visioner tersebut mendapatkan penguatan mendalam dari landasan hadis Rasulullah SAW:
وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Sahih Muslim, no. 2699).
Sinergi Tokoh Kampus, BAZNAS, dan Tokoh Agama
Kemampuan manajerial dan kepemimpinan Diki Firmansah dalam merangkul berbagai pihak lintas sektor terlihat jelas dari kehadiran para pimpinan institusi dan tokoh penting daerah dalam acara tersebut.
Pihak kampus yang diwakili oleh staf Kemahasiswaan menyampaikan apresiasi mendalam atas terobosan yang diinisiasi.
"Pihak kampus memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif kolaboratif yang didorong oleh Diki Firmansah bersama rekan-rekan HMTI dan HMM. Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa STT Wastukancana memiliki kepekaan sosial serta karakter keislaman yang kuat untuk menjadi agen perubahan di masyarakat." Ucap Bapak Dede Ardi Rajab, S.T., M.T. (Staf Kemahasiswaan STT Wastukancana).
Dukungan strategis juga datang dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Purwakarta yang mengapresiasi kolaborasi progresif ini.
"Kami sangat bangga dapat bersinergi dengan gagasan positif dari Divisi Kerohanian HMTI STT Wastukancana. Sinergi seperti ini sangat strategis untuk memperluas jangkauan manfaat sosial sekaligus menanamkan jiwa kepedulian serta kebiasaan berbagi sejak dini pada generasi muda." Pungkas Bapak H. Saparudin, S.Fil.I., M.M.Pd. (Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Purwakarta):l.
Kolaborasi Lintas Program Studi dan Pencerahan Spiritual
Aksi kolosal ini turut mendapat dukungan penuh dari para pimpinan program studi. Ketua Program Studi Teknik Industri, Bapak Asep Hermawan, S.T., M.T., serta Ketua Program Studi Teknik Mesin, Bapak Dr. Irwan Suriaman, S.T., M.T., menyatakan bahwa kepemimpinan kolaboratif yang dibangun oleh para mahasiswa lintas himpunan ini menjadi teladan nyata dalam membangun solidaritas organisasi.
Pencerahan spiritual yang disampaikan oleh Al-Ustaz Jafar Joban semakin meneguhkan arah gerakan sosial ini, mengingatkan bahwa sinergi ilmu pengetahuan, amal shalih, dan kepedulian sosial adalah kunci utama melahirkan generasi intelektual yang dirahmati Allah SWT.
Di bawah komando kepanitiaan bersama Ketua Pelaksana Muhammad Ahsan Abdurahman dan Risqi Kurniawan, acara ini sukses menciptakan dampak berkelanjutan. Melalui kepeloporan Diki Firmansah dan Divisi Kerohanian HMTI, kegiatan ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) bagi gerakan sosial mahasiswa di masa depan.
Diki Firmansah adalah figur mahasiswa dan penggerak sosial yang aktif mendorong pengembangan karakter, kepemimpinan, dan nilai keagamaan di lingkungan perguruan tinggi. Bersama Divisi Kerohanian HMTI dan HMM STT Wastukancana Purwakarta, beliau konsisten merancang program-program strategis yang memadukan wawasan keilmuan, aksi kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi HMTI dan HMM STT Wastukancana: Diki Firmansah & Divisi Kerohanian Dorong Budaya Berbagi Mahasiswa
- 2Aksi Nyata Mahasiswa Purwakarta: HMTI dan HMM STT Wastukancana Gelar Kajian dan Santunan
- 3Aksi Nyata Mahasiswa Purwakarta: HMTI dan HMM STT Wastukancana Gelar Kajian dan Santunan
- 4Sinergi HMTI dan HMM STT Wastukancana: Diki Firmansah & Divisi Kerohanian Dorong Budaya Berbagi Mahasiswa





