Jabar

Verrell Bramasta Dorong Digitalisasi Pendidikan Purwakarta: Fasilitas Harus Merata

| 16 Desember 2025, 00:00 WIB
Verrell Bramasta Dorong Digitalisasi Pendidikan Purwakarta: Fasilitas Harus Merata

AKURAT JABAR – Dunia pendidikan Purwakarta menjadi sorotan menyusul terselenggaranya workshop besar yang diinisiasi oleh Anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta. Workshop ini bertema integrasi pembelajaran mendalam dan digitalisasi.

Acara yang dihelat di Harper Hotel Purwakarta, Senin (15/12), dihadiri oleh para penggiat pendidikan, kepala sekolah, guru, serta Kadisdik Purwakarta, Sadiyah.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga: Membingkai Budaya Sunda: Verrell Bramasta Usung Diplomasi Lewat Budaya

 

Pemerataan Fasilitas Kunci Mutu Pendidikan Purwakarta

Verrell Bramasta, yang baru dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029, menekankan pentingnya peningkatan sarana-prasarana.

Peningkatan ini terutama dibutuhkan di daerah yang masih mengalami keterbatasan akses digital.

“Di era modern ini, digitalisasi adalah keniscayaan. Mengingat banyak komponen ujian dari pemerintah sudah menggunakan perangkat elektronik, oleh karena itu, peningkatan fasilitas menjadi krusial, khususnya di daerah seperti Purwakarta,” ujar Verrell.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pemerintah sebaiknya tidak hanya fokus pada sistem, melainkan juga pada fasilitas yang disiapkan.

“Pemberian smartboard ke setiap sekolah merupakan langkah positif, namun kita perlu memastikan semua sekolah benar-benar menerima fasilitas itu,” tegasnya.

Baca Juga: Verrell Bramasta Diangkat Jadi Duta Maritim TNI AL: Jabatan Tanpa Gaji, Penuh Dedikasi untuk Samudera Indonesia

 

Teknologi sebagai Bagian Integral Ekosistem Pendidikan

Selanjutnya, para peserta workshop menerima materi dan pelatihan mengenai cara mengintegrasikan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.

Narasumber memberikan contoh-contoh konkret penerapan pembelajaran mendalam dan digitalisasi yang telah mereka implementasikan dengan sukses.

Dalam wawancara eksklusif, Verrell menyampaikan bahwa pihaknya mengundang para penggiat pendidikan sebagai motor penggerak kemajuan pendidikan di Purwakarta.

“Harapan kami, para guru yang hadir dapat melihat teknologi bukan hanya sebagai pendukung, tetapi sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga: Verrell Bramasta Turun ke Babelan, Bantu Korban Banjir dan Dorong Solusi Jangka Panjang

 

Tantangan SDM, Sinyal, dan Pesan Bijak Berteknologi

Meskipun demikian, Verrell mengakui bahwa tantangan terbesar dalam implementasi digitalisasi terletak pada SDM dan fasilitas.

“Masih banyak penggiat pendidikan yang belum sepenuhnya melek teknologi karena kendala seperti masalah sinyal dan listrik. Selain itu, fasilitas teknologi belum merata di daerah terpencil,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kendala SDM, workshop ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan keterampilan yang diperlukan.

Baca Juga: Festival Budaya Sunda Semarak di Giri Tirta Kahuripan: Perpaduan Seni, Tradisi, dan Kebersamaan

Verrell menutup dengan pesan pentingnya bijak menggunakan teknologi.

“Teknologi harus dilihat sebagai alat, bukan tujuan. Komponen utama tetap ada pada manusia. Kita harus pandai dan bijak dalam menggunakan teknologi,” pesannya, terutama dengan pesatnya perkembangan AI.

Dengan terselenggaranya workshop ini, pendidikan di Purwakarta diharapkan semakin maju dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk terus berinovasi.

Baca Juga: Event Kebudayaan Kesenian Tradisional dan Musik Modern Meriahkan Giri Tirta Kahuripan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.