PDI Perjuangan Jabar Perkuat Kapasitas Anggota DPRD: Bimtek Strategis untuk Optimalisasi Fungsi Legislatif

AKURAT JABAR - BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Fraksi PDI Perjuangan se-Jawa Barat (Jabar) menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) strategis di Hotel Mercure, Jalan Setiabudi, Bandung, pada 30 November hingga 2 Desember 2025. Kegiatan ini dicanangkan sebagai langkah nyata PDI Perjuangan Jabar untuk memperkuat fungsi legislatif, anggaran, dan pengawasan para wakil rakyat.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, menegaskan bahwa penguatan kapasitas adalah prioritas utama. Ia menekankan bahwa Bimtek Anggota DPRD ini jauh melampaui formalitas administratif.
“Menurutnya, bimtek bukan hanya pelengkap administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan para wakil rakyat mampu menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara optimal,” ujar Ineu.
Fondasi Kinerja Dewan yang Profesional dan Pro-Rakyat
Ineu, yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, menjelaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap regulasi, tata kelola anggaran, dan mekanisme pengawasan pembangunan. Hal ini adalah fondasi utama bagi kinerja dewan yang profesional dan berpihak pada rakyat.
Ia melanjutkan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan agen perubahan yang responsif terhadap dinamika masyarakat.
“Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota DPRD tidak hanya hadir sebagai wakil rakyat secara formal, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang responsif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Ineu.
Perkuat Sinergi dan Kebijakan Publik Berdampak Nyata
Lebih lanjut, legislator dari daerah pemilihan Jabar XII (Kabupaten Subang, Majalengka, Sumedang) ini menyebut Bimtek sebagai momentum krusial untuk memperbarui wawasan kebijakan dan memperkuat sinergi antaranggota dewan di berbagai tingkatan. Kolaborasi yang solid dianggap sebagai kunci dalam merumuskan kebijakan publik yang selaras dengan visi pembangunan daerah dan aspirasi konstituen.
“Ketika kita bekerja bersama dengan komitmen yang sama, hasilnya akan lebih terarah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.
Ineu Purwadewi Sundari berharap program peningkatan kapasitas ini dapat terus berlanjut sebagai investasi jangka panjang.
"Peningkatan kapasitas bukanlah tanggung jawab individu semata, melainkan investasi jangka panjang bagi kinerja lembaga perwakilan yang kredibel dan akuntabel," tandasnya, menegaskan komitmen PDI Perjuangan Jabar dalam menghasilkan kualitas sumber daya manusia legislatif yang mumpuni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1FiberStar Perluas Solusi Digital untuk Industri dan Bisnis di Jawa Barat
- 2MK Hapus Presidential Threshold, DPR Diminta Siapkan Aturan Pencalonan Pilpres 2029
- 3Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri melalui Aplikasi Cek Bansos
- 4Dinkes Jabar Catat 10 Kasus Influenza, Balita dan Dewasa Paling Banyak Terdampak
- 5Cuaca Ekstrem Tak Halangi Panen Raya Semangka di Nagara Kalsel
- 6Waspada Influenza A di Bandung, Farhan Minta Orang Tua Tak Paksa Anak Masuk Sekolah
- 7DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 8Pemprov Jabar Bangun 22 Sekolah Baru dan 317 Ruang Kelas pada 2026
- 9DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau
- 10Polda Jabar Perkuat Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026





