Jabar

Serasi, Semarak Vokasi dan 4 Aksi: Gebrakan Jabar Tingkatkan Mutu SMK dan Link and Match Industri

| 3 Oktober 2025, 18:12 WIB
Serasi, Semarak Vokasi dan 4 Aksi: Gebrakan Jabar Tingkatkan Mutu SMK dan Link and Match Industri

AKURAT JABAR - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara "Serasi, Semarak Vokasi, Semangat 4 Aksi" yang digelar di Gedung Sabuga, Kota Bandung, pada Kamis (2/10/2025).

Berbagai program kegiatan dipresentasikan dalam acara tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas vokasi di Jawa Barat. Salah satunya adalah pemberian sertifikat kepada ribuan siswa yang telah menyelesaikan sertifikasi keahlian dan siap bekerja di kawasan industri Surya Cipta, Kabupaten Subang.

Selain itu, acara juga diisi dengan apresiasi kepada siswa SMK yang berprestasi di berbagai bidang, penandatanganan kerja sama dengan 41 industri serta Kementerian ESDM.

Baca Juga: Disdik Jabar Dorong Lulusan SMK Siap Bersaing di Kancah Internasional

Kegiatan ini juga diisi dengan pameran karya mahasiswa Kewirausahaan dan apresiasi ekologi vokasi, penguatan MKKS SMK Jabar serta pameran produk inovasi siswa SMK Jabar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, memberikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Beliau juga berharap agar penyerapan siswa SMK ke dunia industri dapat berjalan secara masif.

"Mentalitas manja hilang, kerja keras menguatkan. Tak ada yang berhasil tanpa kerja keras," ujar Gubernur KDM saat memberikan pesan kepada para siswa.

Baca juga: Disdik Jabar Gelar Workshop Pemasaran Digital, Siap Cetak 10 Ribu Kreator Digital

Ia juga menegaskan bahwa dunia industri tidak mengenal akal sehat dalam proses produksi. Karena itu, ia menekankan bahwa lulusan SMK memiliki tingkat disiplin yang tinggi.

"Negara yang mengembangkan sikap disiplin dalam pendidikan ternyata menghasilkan orang-orang hebat. Sebagai pemimpin yang mencintai rakyat, lebih baik saya menjadi pemimpin yang tegas (disiplin) agar anak-anak bangsa sukses di masa depan," tegas KDM.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto menyatakan, pihaknya terus berupaya mengasah kemampuan kognitif, afektif, dan keterampilan siswa SMK agar kelak mereka siap menghadapi tantangan kehidupan.

Baca Juga: Kemendikbud dan Disdik Jabar Tinjau SMKN 1 Cileungsi Pasca Bangunan Ambruk, Pastikan Perbaikan Cepat

Purwanto menyebutkan, sebanyak 4.437 siswa telah terdata memiliki sertifikasi kepesertaan yang berasal dari tiga daerah asal, yakni Purwakarta, Subang, dan Karawang.

"Prosesnya (sertifikasi) dibiayai provinsi dan sudah terhubung dengan aplikasi ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Jawa Barat," kata Kadisdik.

Kepala Bidang PSMK Disdik Barat Edy Purwanto menjelaskan ada empat tindakan yang dilakukan dalam program Serasi.

Baca Juga: Jembatani Mahasiswa PTKI dengan Dunia Kerja dan Industri, Kemendikbud Rilis Program Magang PRIMA

Tindakan pertama, yakni memfasilitasi penyerahan sertifikat kompetensi kepada lulusan pelatihan vokasi dari 97 SMK, baik di Kabupaten Purwakarta, Subang, maupun Karawang.

Setidaknya ada 4.500 siswa yang mengikuti pelatihan di bidang teknik otomotif, otomasi industri, klasifikasi, elektronika industri, dan permesinan.

"Dari jumlah tersebut, total 4.437 mahasiswa dinyatakan kompeten. Mereka diuji langsung oleh 75 asesor profesional di 62 pusat uji kompetensi (TUK) yang melibatkan 15 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1," jelasnya.

Baca Juga: Pemprov Jabar Kirim Ribuan Tenaga Kerja Terlatih Magang ke Jepang, Gandeng Kemenaker dan LPKSO

Selain itu, sebanyak 150 siswa SMK juga telah berhasil menyelesaikan pelatihan bahasa Mandarin dasar dan berhak memperoleh sertifikat resmi dari LPK Bahasa Mandarin.

“Kemampuan berbahasa asing ini akan memperluas peluang kerja mereka di era global,” kata Edy Purwanto.

Aksi kedua, yaitu Juara Wirausaha Kreator Afiliasi Digital Muda (JAWARA KaDM) dengan target mencetak sebanyak 10.000 kreator pelajar dan guru pada tahun 2025. Hingga saat ini, telah lahir 3.716 duta konten kreator yang terdiri dari 3.174 pelajar dan 542 guru.

Baca Juga: LKS Tingkat Nasional 2025 Libatkan Ribuan Siswa SMK Se-Indonesia, Purwanto Berikan Motivasi Mental Juara kepada 45 Siswa Se-Jabar

"Kegiatan mentoring dilakukan secara intensif, baik offline maupun online. Kami juga berkolaborasi dengan berbagai industri, mulai dari PT Chlorine Digital Media, Lazada, Telkomsel hingga SBM ITB," ujarnya.

Tindakan ketiga, yang mencakup pengembangan kewirausahaan. Disdik Jabar memfasilitasi pelatihan yang mengacu pada standar ASEAN Qualification Reference Framework (AQRF), terutama terkait standar omzet. Pencatatan omzet dilakukan melalui aplikasi Omzetku yang bekerja sama dengan Yayasan Gema.

Selain itu, SMK di Jawa Barat juga didorong untuk aktif di bidang ekologi vokasional, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Kami ingin siswa belajar sambil berkontribusi dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan produktif yang berkelanjutan,” kata Edy.

Baca Juga: Rakor SMK BLUD Jabar, Kadisdik Purwanto: Harus Punya Visi Kuat

Tindakan keempat adalah penandatanganan nota kesepahaman dengan dunia industri. Beliau menjelaskan bahwa implementasi link and match telah dijalin melalui 41 nota kesepahaman, yaitu kerja sama antara SMK Jabar dan dunia industri.

Secara rinci, Disdik Jabar telah menjalin kerja sama dengan 7 industri, SMK BLUD sebanyak 21 industri, serta SMK non-BLUD sebanyak 13 industri.

“Kolaborasi ini memastikan keterlibatan langsung industri dalam pengembangan kurikulum, magang, dan penyerapan lulusan,” kata Edy Purwanto.

Baca juga: BGN Protes Kematian Siswa SMK di Bandung Barat Akibat Makan Menu Bergizi Gratis

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.