Kado Istimewa, LSI Denny JA Rilis Kepuasan Warga Purwakarta Atas Kinerja Bupati Om Zein Capai Angka 83,6 Persen

AKURAT JABAR - Sebanyak 83,6 persen masyarakat Purwakarta mengaku puas dengan kinerja yang dilakukan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein.
Hal ini sekaligus menjadi kado istimewa Om Zein dari warganya menjelang puncak hari jadi kabupaten Purwakarta ke-57 pada tanggal 20 Juli 2025.
Kado istimewa yang diperoleh tersebut merupakan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terhadap kinerja pemerintahan kabupaten Purwakarta dibawah kepemimpinan Bupati Om Zein.
Survei tersebut dilakukan sejak tanggal 30 Juni hingga 5 Juli 2025, menggunakan metodologi standar Multistage Random Sampling terhadap 440 responden, melalui wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner. Adapun margin of error plus minus di angka 4,8 persen.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA melalui Toto Izul Fatah memaparkan bahwa hasil survei yang dilakukan pihaknya menunjukan kepuasan publik atas kinerja Om Zein melebihi kepuasan terhadap institusinya, yakni pemerintahan kabupaten Purwakarta yang hanya berada di angka 79,5 persen.
“Ini persepsi positif yang melekat begitu kuat terhadap personal figur Om Zein dibanding terhadap institusinya. Dengan kata lain, mayoritas publik di Purwakarta lebih melihat sosok Om Zein nya ketimbang lembaga pemerintah yang dipimpinnya,” paparnya.
Toto menuturkan, kepuasan publik atas kinerja Om Zein - yang dipopulerkan Gubernur Dedi Mulyadi sebagai 'Bupati Leutik' itu, hampir selaras dengan persepsi dari mayoritas publik terhadap keberhasilan kinerjanya.
“Sekitar 81,6 persen publik menilai Om Zein berhasil memimpin Purwakarta. Persepsi positif ini muncul karena Om Zein dianggap sebagai bupati yang rajin turun menyelesaikan langsung persoalan yang terjadi ," terangnya.
Toto juga menilai, bahwa persepsi positif terhadap Bupati Om Zein tersebut tergambar dari tingkat kepopulerannya di masyarakat yang berbanding lurus dengan tingkat kesukaannya. Keduanya menunjukkan kesamaan dengan angka yang tinggi.
Toto memberikan contoh terhadap pengenalan Om Zein yang berhasil tembus di angka 98,2 persen, dengan tingkat kesukaan mencapai angka 97,0 persen. Berdasarkan pengalaman LSI Denny JA yang telah melakukan ratusan kali survei - data yang demikian itu masuk ke dalam kategori moncer.
Moncer sendiri, jelas Toto - merupakan sosok figur yang sangat berpeluang besar untuk dapat terpilih kembali secara mudah. Hal ini dikarenakan syarat hukum besi terhadap indeks kemenangannya telah terpenuhi.
"Jika tak ada tsunami politik atau money politic dari lawannya, figur yang seperti itu biasanya akan melenggang untuk terpilih kembali. Dan kebetulan, itu ada pada Om Zein," imbuhnya.
Berkaitan dengan sejumlah program yang menjadi penilaian publik sebagai prestasi menonjol, menyebutkan beberapa contoh seperti pembangunan infrastruktur di angka 33,6 persen, pendidikan sebesar 20,5 persen, pertanian 11,8 persen, kesehatan berkisar 9,3 persen, ekonomi 8,0 persen dan program lainnya di bawah angka 5 persen.
Selain itu, beberapa isu juga terbaca dari hasil survei yang dilakukan itu, salah satunya terkait dengan pembangunan sarana dan prasarana transportasi mencapai angka kepuasan sebanyak 76,6 persen.
Termasuk juga kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang mencapai rata-rata diatas 80 persen.
Isu lain yang juga terpotret dari survei ini, antara lain, pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dianggap puas oleh 76,6 persen.
Begitu juga dengan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang mencapai angka rata-rata di atas 80 persen.
Meski demikian, Toto tetap mengingatkan, bahwa hasil temuan berdasarkan data survei tersebut juga menunjukkan adanya kabar buruk yang menjadi PR bersama, baik Om Zein maupun Abang Ijo.
PR besar itu berkaitan dengan permasalahan umum berkenaan dengan faktor ekonomi (64,5 persen) serta masalah khusus berkaitan dengan pengangguran (73,2 persen).
Akan tetapi, Toto juga menjelaskan sejumlah hal terkait keadaan secara umum tersebut, bahwa mayoritas masyarakat masih mengaku sangat baik dan cukup baik.
Kepuasan itu diantaranya adalah masalah keamanan mencapai angka 84,0 persen, kehidupan sosial 84,3 persen, pelaksanaan pemerintahan menembus angka 70,0 persen dan penegakan hukum sebanyak 70,0 persen. Selebihnya, seperti dalam sektor ekonomi yang berada di bawah 50 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Milad KAHMI ke-60 di Purwakarta Diwarnai Jalan Santai dan Gerakan Ngosrek
- 2Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 3KOHATI Purwakarta Peringati Dies Natalis ke-60, Tegaskan Perempuan Harus Bernilai dan Berdaulat
- 4Bermodal Prestasi di Hangzhou, Timnas PUBG MOBILE Indonesia Kejar Medali di Asian Games 2026
- 5DPRD Jabar Dorong Investasi Tetap Jaga Pohon dan Ruang Terbuka Hijau





