Jabar

Latih Ratusan PPIH Arab Saudi, Sambut Jemaah Haji Indonesia 2025 dengan Layanan Terbaik

| 21 April 2025, 13:09 WIB
Latih Ratusan PPIH Arab Saudi, Sambut Jemaah Haji Indonesia 2025 dengan Layanan Terbaik

AKURAT JABAR - Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446H/2025M, Kementerian Agama menggelar simulasi lapangan bagi PPIH Arab Saudi 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/4/2025).

Ratusan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dilatih untuk menangani berbagai kondisi darurat yang mungkin dihadapi jemaah selama berada di Tanah Suci.

Dilansir dari laman resmi Kemenag RI, dijelaskan bahwa kegiatan gladi posko ini mencakup simulasi situasi seperti jemaah tersesat, sakit, hingga pergerakan di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina).

Baca Juga: Persiapan Haji 2025: 741 Calon Jemaah Haji Purwakarta Ikuti Bimbingan Manasik, Bekal Ibadah dan Etika di Tanah Suci

Kegiatan tersebut sudah berlangsung dari tanggal 14 April 2025, latihanpun dipandu oleh fasilitator berpengalaman serta didukung dengan metode Tactical Floor Game (TFG) untuk memperkuat pemahaman teori.

Menurut fasilitator Harun Arrasyid, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para petugas dengan keterampilan yang bersifat praktis guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

Selain itu, pembekalan mengenai safari wukuf reguler dan khusus juga diberikan oleh Fasilitator PPIH, Slamet, guna mengoptimalkan kesiapan dalam melayani jemaah lansia dan sakit.

Baca Juga: Hasil Seleksi Calon Petugas Haji 2025 Diumumkan Kemenag, Bimtek Mulai 14 April

Baca Juga: Menag Tambah Petugas Haji: InsyaAllah Permintaan Dipenuhi

Acara ditutup dengan evaluasi menyeluruh terhadap simulasi pergerakan dan pelayanan di Armuzna, sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga: Kemenag Buka Bantuan Untuk Masjid dan Musala Tahun 2025, Ini Cara dan Tahapan Pendaftarannya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.