Jabar

Dongkrak Ekonomi Pesisir, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Kawal Revitalisasi 4.000 Hektar Tambak Muaragembong

Didin Wahidin | 22 Februari 2026, 12:01 WIB
Dongkrak Ekonomi Pesisir, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Kawal Revitalisasi 4.000 Hektar Tambak Muaragembong

AKURAT JABAR – Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menyukseskan program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat.

Program strategis dari pemerintah pusat ini diyakini akan memberikan dampak signifikan, mulai dari lonjakan produksi perikanan hingga penyerapan tenaga kerja lokal secara masif.

Oleh karena itu, Asep hadir langsung dalam Rakor Percepatan Program Revitalisasi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, Jumat (20/2/2026).

Sebab, sinergi lintas otoritas menjadi kunci utama dalam memulihkan kejayaan sektor perikanan budidaya di wilayah pesisir Bekasi.

Baca Juga: Tindak Lanjut Arahan Presiden, Pemkab Bekasi Bersama TNI-Polri Bersihkan Dampak Pascabanjir di Grand Cikarang City

 

Pemulihan Lahan dan Modernisasi Sistem Tambak

Berdasarkan penuturan Asep, Kabupaten Bekasi memiliki potensi lahan tambak yang luas, namun kini mengalami penyusutan drastis.

Maka dari itu, dari total 7.000 hektar lahan historis, saat ini tercatat hanya sekitar 4.000 hektar yang masih aktif dan akan menjadi fokus utama dalam program revitalisasi tahap awal.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menjelaskan bahwa mayoritas nelayan di Muaragembong masih menggunakan sistem konvensional.

Baca Juga: Perkuat Layanan Damkar, Pemkab Bekasi Terima Hibah Tanah Ribuan Meter dari Pemprov Jabar

Hasilnya, produktivitas lahan belum optimal. Melalui campur tangan kementerian, kawasan tersebut akan ditata ulang dengan pendekatan teknologi modern yang lebih terintegrasi.

“Ke depan akan dilakukan penataan ulang agar produktivitas meningkat dan ekonomi nelayan di Muaragembong berkembang lebih baik,” jelas Ida.

Baca Juga: Tak Boleh Tolak Pasien Tanpa BPJS, Plt Bupati Bekasi Resmikan RS Cenka Tipe C di Karangbahagia

 

Infrastruktur Terpadu: Tambak Modern dan Rumah Pesisir

Selain fokus pada hasil laut, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat nelayan.

Oleh sebab itu, Pemkab Bekasi menyambut baik rencana pembangunan "Rumah Pesisir" oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan dibangun berdampingan dengan kawasan tambak.

Bahkan, integrasi antara hunian layak dan kawasan kerja yang tertata diyakini mampu menekan angka kemiskinan di wilayah pesisir utara.

Baca Juga: Atasi Banjir Hilir, Pemkab Bekasi Minta Pemprov Jabar Percepat Perbaikan Tanggul di Kabupaten Bekasi

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat memerlukan fondasi infrastruktur yang memadai bagi para pelakunya.

“Jika kawasan tambaknya tertata dan didukung hunian yang layak, maka ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara berkelanjutan,” tegas Asep.

Baca Juga: Atasi Backlog Hunian, Kementerian PKP Sosialisasi Program Apartemen Bersubsidi di Kabupaten Bekasi

 

Muaragembong Sebagai Pilot Project

Pada akhirnya, Kecamatan Muaragembong resmi ditetapkan sebagai lokasi fokus (lokus) utama pelaksanaan program ini di Kabupaten Bekasi.

Dengan demikian, keberhasilan di Muaragembong akan menjadi blueprint untuk pengembangan kawasan pesisir lainnya di masa depan.

Melalui komitmen ini, Pemkab Bekasi berharap revitalisasi tambak bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi Bekasi sebagai lumbung perikanan budidaya nasional.

Baca Juga: Lindungi Warga, Pemkab Bekasi Larang Pengembangan Perumahan yang Belum Bebas Banjir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.