Satu Tahun Menjabat, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Sukses Akselerasi Pembangunan Lewat Program Prakarsa

AKURAT JABAR – Satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan diwarnai dengan penguatan pembangunan berbasis wilayah yang signifikan.
Melalui Program Akselerasi Kewilayahan (Prakarsa) Bandung Utama 2025, pemerintah kota berhasil mencatatkan realisasi anggaran fantastis sebesar Rp14,58 miliar atau mencapai 96,93 persen dari total pagu yang disiapkan.
Oleh karena itu, pencapaian ini menjadi bukti nyata dari Visi Bandung Utama, khususnya pada pilar "Terbuka".
Sebab, program ini dirancang sebagai instrumen pembangunan yang transparan dan berbasis data akurat guna menyentuh langsung kebutuhan warga di tingkat RW.
Baca Juga: Gandeng Pusat, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Akselerasi Pembangunan Rusunami bagi MBR
Infrastruktur dan Lingkungan Jadi Fokus Utama
Berdasarkan data yang dirilis, distribusi kegiatan Prakarsa tersebar merata di 30 kecamatan dan 151 kelurahan.
Maka dari itu, alokasi terbesar diarahkan pada sektor infrastruktur dasar (Infradasar) dengan serapan Rp6,17 miliar.
Hasilnya, Pemkot Bandung telah merampungkan pemeliharaan jalan seluas 14.714 meter persegi serta membangun drainase sepanjang 2.358 meter.
Selain itu, sektor kebersihan lingkungan (KBS) menempati prioritas berikutnya dengan serapan anggaran Rp5,93 miliar.
Lebih lanjut, intervensi ini meliputi pengadaan 52 unit mesin pengolah sampah dan 15 unit kendaraan roda tiga untuk mengoptimalkan kinerja petugas kebersihan di lapangan.
Bandung Baca Juga: Gandeng Kejari dan KPK, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Matangkan Penataan Teras Cihampelas
Ketahanan Pangan hingga Penanganan Stunting
Sementara itu, sektor ketahanan pangan dan kesehatan juga tidak luput dari perhatian. Dengan demikian, Pemkot Bandung mengalokasikan Rp1,57 miliar untuk penguatan sarana Buruan Sae dan instalasi hidroponik.
Bahkan, program penanganan stunting berhasil mendistribusikan 5.157 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Kebijakan itu harus lahir dari percakapan nyata di tengah warga, mulai dari gang sempit hingga pos ronda. Sebab, di sanalah warga hidup dan berbagi harapan," ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Baca Juga: Ancam Sikat Pimpinan RS, Wali Kota Bandung Larang Penolakan Pasien Selama Masa Transisi PBI
Digitalisasi LACI RW dan Dana Partisipatif
Menariknya, setiap program dalam Prakarsa disusun berdasarkan platform digital LACI RW (Layanan Catatan Informasi Rukun Warga).
Maka dari itu, Pemerintah Kota Bandung dapat memetakan potensi dan permasalahan di tiap wilayah secara cepat dan terintegrasi.
Nantinya, Pemkot Bandung berencana meningkatkan anggaran partisipatif secara bertahap dari Rp100 juta hingga mencapai Rp200 juta per RW per tahun.
Baca Juga: Tekan Ketergantungan TPA, Wali Kota Farhan Perkuat Pengelolaan Sampah Kota Bandung 2026
Oleh sebab itu, setiap RW kini memiliki ruang bermusyawarah melalui forum Rembug Warga untuk menentukan sendiri prioritas pembangunan di lingkungan mereka.
Pada akhirnya, keberhasilan realisasi yang menyentuh angka 96,93 persen ini menjadi representasi konkret dari kepemimpinan yang amanah dan transparan.
Sinergi antara data akurat dan partisipasi aktif warga tersebut diharapkan mampu mewujudkan Bandung yang lebih unggul dan maju.
Baca Juga: Pemerintah Amankan Aset dan Selamatkan Satwa Kebun Binatang Bandung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang









