Jabar

Dua Gol Dianulir, Mistar Jadi Penghalang! Persib Akhirnya Bungkam Persik

Didin Wahidin | 18 Oktober 2026, 21:49 WIB
Dua Gol Dianulir, Mistar Jadi Penghalang! Persib Akhirnya Bungkam Persik
Julio Cesar menjadi penentu kemenangan Persib atas Persik Kediri lewat sundulan pada menit ke-78. Laga di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (18/10/2026), juga diwarnai dua gol yang dianulir karena offside. - (Akurat Jabar/Persib)

AKURAT JABAR – Kemenangan Persib Bandung atas Persik Kediri pada pekan kelima Super League 2026/2027 harus melewati pertandingan yang penuh ketegangan. Dua gol dianulir karena offside, sejumlah peluang membentur mistar dan tiang gawang, hingga akhirnya sundulan Julio Cesar menjadi pembeda di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026).

Persib menutup pertandingan dengan kemenangan tipis 1-0. Gol penentu lahir pada menit ke-78 melalui Julio Cesar yang baru masuk menggantikan Danijel Loncar. Bek asal Brasil itu langsung memberikan dampak lewat sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok.

Namun, perjalanan Persib menuju tiga poin tidak berlangsung mudah. Tim tuan rumah sempat dibuat waswas ketika Persik mencetak gol pada babak pertama. Setelah itu, Persib berkali-kali gagal memaksimalkan peluang, termasuk ketika bola hasil sundulan Balsa Sekulic membentur mistar gawang.

Ketegangan kembali muncul pada masa tambahan waktu. Persib sempat merayakan gol Berguinho, tetapi kegembiraan tersebut tidak bertahan lama karena golnya dianulir akibat offside.

Di tengah tekanan Persik yang terus mencari gol penyeimbang, Fitrah Maulana tampil penting untuk menjaga keunggulan Persib sampai peluit panjang berbunyi.

Gol Persik Sempat Membungkam Stadion, VAR Mengubah Keadaan

Pertandingan dimulai dengan tempo yang relatif hati-hati. Pelatih Persib, Igor Tolic, menurunkan Fitrah Maulana sebagai penjaga gawang, didukung Eliano Reijnders, Sandy Walsh, Danijel Loncar, dan Patricio Matricardi di lini belakang.

Marc Klok, Adam Alis, dan Luciano Guaycochea mengisi sektor tengah. Adapun Luka Menalo, Mariano Peralta, serta Uilliam Barros Pereira dipercaya untuk menggedor pertahanan Persik.

Persib mulai meningkatkan tekanan melalui Uilliam Barros pada menit ke-17. Tembakannya masih mampu dibendung pemain lawan. Tiga menit kemudian, Guaycochea melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, tetapi bola melebar tipis dari sasaran.

Persik juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-33, Ernesto Gimez melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa Fitrah Maulana melakukan penyelamatan gemilang.

Dua menit berselang, giliran Sandy Walsh mendapatkan peluang setelah menerima umpan tarik Eliano Reijnders. Sayangnya, ia tidak mampu menyambut bola dengan sempurna.

Drama pertama terjadi pada menit ke-40. Persik berhasil menjebol gawang Persib melalui Junheong Park setelah memanfaatkan situasi tendangan bebas. Gol tersebut sempat mengancam harapan tuan rumah untuk mengendalikan pertandingan.

Namun, wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Setelah pemeriksaan, gol Persik dianulir karena posisi offside.

Persib terhindar dari ketertinggalan, tetapi belum berhasil memanfaatkan momentum tersebut. Pada menit ke-45, Luka Menalo memperoleh kesempatan untuk membawa tuan rumah unggul. Tembakannya justru membentur mistar gawang.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor tetap 0-0, dengan Persib dan Persik sama-sama menyimpan peluang untuk mengubah jalannya pertandingan.

Mistar dan Tiang Gawang Bikin Persib Harus Bersabar

Memasuki babak kedua, Persib berusaha meningkatkan intensitas serangan. Menalo langsung mengancam dua menit setelah sepak mula, tetapi Husna Al Malik mampu mengamankan bola.

Persik kemudian membalas melalui Park Jun-heong pada menit ke-51. Percobaan pertamanya belum mengarah ke gawang, sedangkan tembakan berikutnya dari luar kotak penalti membentur tiang gawang Persib.

Ancaman tersebut menjadi peringatan bagi lini pertahanan Maung Bandung. Persib harus tetap waspada karena Persik mampu menciptakan peluang berbahaya di tengah upaya tuan rumah mencari gol.

Igor Tolic merespons situasi tersebut dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-57. Thom Haye, Balsa Sekulic, dan Berguinho masuk menggantikan Luciano Guaycochea, Luka Menalo, serta Mariano Peralta.

Perubahan itu segera menghadirkan ancaman baru. Pada menit ke-63, Sekulic menyambut umpan Berguinho dengan sundulan. Akan tetapi, bola kembali membentur mistar gawang.

Peluang tersebut memperpanjang daftar kesempatan Persib yang gagal berbuah gol. Tekanan terus dibangun, tetapi pertahanan Persik masih mampu bertahan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir babak kedua.

Sentuhan Pertama Julio Cesar Jadi Penentu

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-78. Tolic memasukkan Julio Cesar untuk menggantikan Danijel Loncar, dan keputusan tersebut langsung menghasilkan perubahan di papan skor.

Memanfaatkan situasi sepak pojok, Julio Cesar menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke gawang Persik. Bola masuk dan membuat Persib unggul 1-0.

Gol itu menjadi momen penting karena tercipta melalui sentuhan pertama Julio Cesar dalam pertandingan. Setelah berkali-kali gagal memanfaatkan peluang, Persib akhirnya menemukan jalan untuk membongkar pertahanan tim tamu.

Persik berusaha mengejar ketertinggalan, sedangkan Persib masih memiliki kesempatan memperbesar keunggulan.

Pada menit ke-86, Berguinho mengirimkan umpan kepada Sekulic di dalam kotak penalti. Sekulic terjatuh setelah terjadi kontak dengan pemain lawan, sehingga wasit Muhammad Iqballuddin meninjau VAR untuk memeriksa kemungkinan penalti.

Setelah peninjauan, wasit memutuskan tidak memberikan tendangan penalti kepada Persib. Keunggulan satu gol pun tetap menjadi modal yang harus dipertahankan tuan rumah.

Dedi Kusnandar masuk menggantikan Adam Alis pada menit ke-88. Persib terus mencoba mencari gol tambahan, tetapi peluang Julio Cesar berikutnya belum berhasil mengubah kedudukan.

Gol Berguinho Dianulir, Fitrah Maulana Jadi Penyelamat

Drama belum berakhir ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Persib sempat mencetak gol melalui Berguinho, tetapi wasit menganulirnya karena posisi offside.

Kegagalan menambah keunggulan membuat Persib harus tetap bekerja keras. Persik masih memiliki waktu untuk mengejar gol penyama kedudukan dan terus memberikan tekanan melalui serangan terbuka maupun bola mati.

Pada menit ke-90, Fitrah Maulana melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Persik. Penampilan penjaga gawang tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Persib mempertahankan keunggulan di tengah tekanan lawan.

Wasit memberikan tambahan waktu delapan menit. Para pemain Persib berusaha menjaga pertahanan, bahkan Sekulic turut membantu barisan belakang hingga menerima kartu kuning.

Pada kesempatan terakhir, Fitrah berhasil mengamankan bola dari sepak pojok Persik. Aksi tersebut sekaligus menutup peluang tim tamu untuk mengubah hasil pertandingan.

Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan Persib dengan skor 1-0. Dalam laga yang diwarnai gol dianulir, peluang membentur mistar dan tiang, serta tekanan hingga menit akhir, sundulan Julio Cesar menjadi pembeda.

Tambahan tiga poin membawa Persib mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan, hasil tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Maung Bandung pun melanjutkan persaingan di papan atas Super League 2026/2027 dengan kemenangan yang diraih melalui perjuangan hingga detik terakhir. (Red)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.