Emosi Ronaldo Usai Portugal Juara UEFA Nations League 2024-2025: Saya Siap Patahkan Kaki untuk Tim

AKURAT JABAR - Minggu malam yang mendebarkan di Allianz Arena, Munich, Jerman, pada 8 Juni 2025, menjadi saksi kemenangan Portugal atas Spanyol di final UEFA Nations League 2024-2025. Skor imbang 2-2 setelah 90 menit dan dua babak tambahan memaksa laga berlanjut ke adu penalti.
Portugal menang 5-3, berkat eksekusi sempurna dari Goncalo Ramos, Vitinha, Bruno Fernandes, Nuno Mendes, dan Ruben Neves, sementara Alvaro Morata dari Spanyol gagal mencetak gol penentu.
Spanyol sempat unggul lewat gol-gol Martin Zubimendi (21') dan Mikel Oyarzabal (45'), tapi Portugal tak menyerah. Nuno Mendes menyamakan kedudukan di menit 26', dan Cristiano Ronaldo membawa harapan di menit 61' dengan golnya yang ke-938 sepanjang karier profesionalnya.
Ronaldo dan Cedera: Pengorbanan untuk Portugal
Di balik sorak sorai kemenangan, ada cerita perjuangan. Ronaldo, sang kapten legendaris, harus meninggalkan lapangan di menit 88 karena cedera, digantikan Goncalo Ramos. Sebelum laga, ia sudah merasakan ketidaknyamanan.
"Saya merasakannya saat pemanasan, sudah lama saya rasakan," ungkap Ronaldo, dikutip dari Record Portugal.
Namun, semangatnya tak padam. "Untuk tim nasional, jika saya harus mematahkan kaki, saya akan melakukannya. Ini gelar—saya harus bermain, memberikan segalanya, dan berjuang sampai batas."
Golnya di final menjadi bukti nyata tekadnya. Meski cedera, Ronaldo tetap jadi tumpuan Portugal, mencatatkan gol ke-138 untuk tim nasional dan membantu menjaga asa hingga adu penalti.
Ronaldo yang Menyentuh Hati
Setelah kemenangan terkonfirmasi, Ronaldo tak bisa menyembunyikan emosinya. Air mata mengalir, mencerminkan kebanggaan dan tanggung jawab yang ia emban. "Saya sangat senang. Generasi ini layak dapat gelar—menang untuk Portugal itu spesial," katanya. "Saya punya banyak gelar, tapi tak ada yang lebih baik dari kemenangan untuk Portugal. Air mata, tanggung jawab—ini indah."
Ia juga memuji semangat bangsanya. "Ini bangsa kita. Negara kecil dengan ambisi besar. Saya tinggal di banyak tempat, main untuk banyak klub, tapi bicara soal Portugal, rasanya beda," tuturnya. Sebagai kapten, Ronaldo bangga memimpin tim meraih gelar kedua UEFA Nations League setelah edisi 2018-2019, menambah koleksi trofi internasional Portugal menjadi tiga, termasuk Euro 2016.
Warisan Abadi CR7 di Usia 40
Di usia yang tak lagi muda, Ronaldo terus mengukir sejarah. Gol di final ini mempertegas statusnya sebagai salah satu yang terbesar dalam sepak bola. "Saya berusaha keras, karena di tim nasional kamu harus all out," ujarnya, merujuk pada cederanya yang "terlalu berat." Tapi bagi Ronaldo, semua worth it demi Portugal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 2Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 3HMM dan HMTI STT Wastukancana Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Santunan Anak Yatim
- 4Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 513.044 Pekerja Kena PHK di Jabar, 24 Ribu Lowongan Kerja Disiapkan
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang
- 8Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 9Pemprov Jabar Benahi Kawasan Stadion GBLA, Akses Tol, Banjir, hingga Hunian Warga Jadi Prioritas
- 10Varietas Cabai Tahan Penyakit Jadi Strategi Hadapi Kemarau Panjang




