Inovasi Sindangrasa Ciamis Lolos 5 Besar Jabar, Kekasih Hati dan Gemas Sampah Disorot

AKURAT JABAR – Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, berhasil melaju ke babak lima besar Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat. Prestasi ini diraih berkat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ciamis dan inovasi pelayanan berbasis warga yang dinilai Tim Penilai Provinsi Jabar memiliki dampak konkret di masyarakat.
Ketua Tim Penilai Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, memimpin klarifikasi langsung di Aula Kelurahan Sindangrasa pada Minggu (14/12/2025).
Kunjungan ini bertujuan mencocokkan laporan administrasi dengan kondisi riil di lapangan.
Benny menyampaikan bahwa verifikasi difokuskan pada dampak program di sektor pertanian dan pengelolaan sampah, karena dinilai menghasilkan hasil yang nyata dan berkelanjutan bagi warga.
Baca Juga: Cirebon Tuan Rumah: Pekan Kebudayaan Daerah Jabar Resmi Dibuka, Merayakan Tiga Wilayah Budaya
Inovasi Andalan Lahir dari Gotong Royong
Lurah Sindangrasa, Derry Yusman, menjelaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari semangat gotong royong warga melalui sejumlah inovasi yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat.
Beberapa program unggulan yang diverifikasi Tim Penilai, antara lain:
- Kekasih Hati: Program khusus untuk penanganan balita stunting.
- Gemas Sampah: Upaya mengurangi timbunan sampah melalui sedekah sampah.
- Masagi: Program yang mendorong kebiasaan infak atau sedekah warga.
- Roling Door: Inovasi untuk penguatan keamanan lingkungan.
- Mandiri Berkreasi: Program menggerakkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Tancap Gas, Dorong Akselerasi Pembangunan Jawa Barat Melalui Obligasi Daerah
Wajar Gemilang: Program mendukung wajib belajar warga.
“Tanpa bantuan dan gotong royong masyarakat, saya tidak akan bisa membawa Sindangrasa menjadi finalis tingkat Jawa Barat,” ujar Derry.
Dampak Nyata dan Dukungan Pemkab Ciamis
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman, menegaskan bahwa inovasi Kelurahan Sindangrasa memberikan hasil yang nyata, terutama dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Proyeksi Jangka Panjang: Pemdaprov Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Jabar 2026 Sentuh 6 Persen
“Hasilnya nyata dan tidak biasa, namun yang terpenting masyarakat merasa nyaman, aman, dan sejahtera,” ujar Andang.
Andang menambahkan, keterbatasan anggaran tidak menghambat program karena tersedia dukungan kolaborasi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), relawan, dan swadaya masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen mendukung Sindangrasa agar mampu memberikan hasil terbaik dan menjadi contoh inovasi pelayanan berbasis warga di Jawa Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi HMTI dan HMM STT Wastukancana: Diki Firmansah & Divisi Kerohanian Dorong Budaya Berbagi Mahasiswa
- 2Aksi Nyata Mahasiswa Purwakarta: HMTI dan HMM STT Wastukancana Gelar Kajian dan Santunan
- 3Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 4ATS di Jawa Barat Turun 138.989 Anak, Pangandaran Catat Penurunan Tertinggi
- 5Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 6Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 7Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 8Aksi Nyata Mahasiswa Purwakarta: HMTI dan HMM STT Wastukancana Gelar Kajian dan Santunan






