Kesiapsiagaan Bencana Jawa Barat Diperkuat: Pemprov Siapkan Ambulans Khusus dan Rumah Sakit Terapung

AKURAT JABAR – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mempercepat persiapan kebutuhan logistik dan infrastruktur untuk menghadapi potensi bencana alam pada puncak musim hujan.
Salah satu kebutuhan krusial yang disiapkan adalah ambulans dengan kualifikasi khusus yang mampu melewati jalan rusak dan medan berat.
Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya kesiapsiagaan bencana Jawa Barat secara menyeluruh. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan efektif saat situasi darurat terjadi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: 3.300 Warga Jabar Tewas Tiap Tahun, Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Darurat dari Bencana
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menuturkan bahwa bencana alam kerap mengakibatkan akses jalan terputus atau rusak parah.
Oleh karena itu, KDM menginstruksikan Dinas Kesehatan agar segera menyediakan ambulans yang dapat beroperasi di daerah curam dan menantang.
Tak hanya ambulans khusus, KDM juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk menyediakan rumah sakit terapung. Fasilitas ini diutamakan di wilayah utara dan selatan Jawa Barat yang rentan banjir rob dan bencana pesisir.
Pada tahap awal, dibutuhkan empat unit rumah sakit terapung untuk mempercepat penanganan korban bencana alam. Selain itu, disiapkan pula motor dan mobil double cabin untuk personel lapangan.
KDM menegaskan, untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, diperlukan anggaran besar. Maka dari itu, anggaran untuk penanggulangan kebencanaan juga harus diprioritaskan.
"Pembiayaan juga harus siap, Pemprov Jabar siapkan uang tanggap darurat bencana," kata KDM pada Apel Siaga Tanggap Bencana Polda Jabar Tahun 2025, di Kota Bandung, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga: Pemrov Jabar Respon Cepat Tangani Warga Pengungsi Akibat Bencana Pergerakan Tanah di Purwakarta
Upaya kesiapsiagaan bencana Jawa Barat juga mencakup aspek koordinasi. KDM menilai perlu adanya upaya untuk mempermudah koordinasi antarinstansi dalam percepatan penanganan kebencanaan.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang dana tanggap darurat, Anda bisa membaca artikel kami tentang Prioritas Anggaran Pemprov Jabar.
"Gedung Sate ini dibuat ruangan sebagai call center. Kemudian, seluruh komponen baik dari TNI/Polri, Basarnas, Dinas Kesehatan, BMKG siap di sini," jelas KDM.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Siapkan Pergub Larangan Alih Fungsi Lahan untuk Cegah Bencana
Selanjutnya, ia menambahkan bahwa seluruh mobil operasional dan jaringan kesiapsiagaan akan disiapkan di lima kantor wilayah gubernur.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang dilakukan Gubernur Dedi Mulyadi.
Ia juga menyampaikan bahwa Polda melibatkan sebanyak 2.500 personil gabungan guna antisipasi kebencanaan di Jabar.
Baca Juga: Satu Korban Meninggal Ditemukan, BPBD Jabar Gerak Cepat Tangani Longsor di Kabupaten Sukabumi
"Ada 2.500 personil. Dari Polri, TNI, BPBD, semuanya ikut semua ya dari pemerintah provinsi dan relawan tadi kita libatkan. Begitu banyaknya relawan-relawan yang ikut termasuk juga Pramuka kita libatkan," ucap Rudi.
Rudi mengungkapkan, sejak Januari 2025, tercatat ada 1.500 kejadian bencana di Jabar. Oleh karena itu, kesiapsiagaan bencana Jawa Barat menjadi sangat vital.
Sebagai perbandingan, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.606 bencana alam di Indonesia hingga 19 Oktober 2025.
Bencana-bencana tersebut telah mengakibatkan kerugian signifikan, termasuk 361 korban jiwa, 37 orang hilang, dan jutaan orang mengungsi di seluruh Indonesia.
Data ini menjadi dasar kuat bagi Pemprov Jabar untuk meningkatkan kesiapsiagaan demi melindungi warganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi HMTI dan HMM STT Wastukancana: Diki Firmansah & Divisi Kerohanian Dorong Budaya Berbagi Mahasiswa
- 2Aksi Nyata Mahasiswa Purwakarta: HMTI dan HMM STT Wastukancana Gelar Kajian dan Santunan
- 3Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 4Persib Tekuk Cong Viettel, Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas ACL Two
- 5ATS di Jawa Barat Turun 138.989 Anak, Pangandaran Catat Penurunan Tertinggi
- 6Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta
- 7Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung
- 8Mengenal Habibi Samsul Bahri, Bakal Calon BPD Cikumpay dari RW 02
- 9Respon Tegas Om Zein Wajibkan Siskamling dan Jam Malam Siswa di Purwakarta





