Jabar

Daftar Ulang SPMB Tahap 2, Orang Tua Siswa Akui Program PAPS Pemprov Jabar Bantu Warga Kecil

| 13 Juli 2025, 08:30 WIB
Daftar Ulang SPMB Tahap 2, Orang Tua Siswa Akui Program PAPS Pemprov Jabar Bantu Warga Kecil

AKURAT JABAR - Daftar ulang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap 2 berlangsung selama dua hari, yakni mulai dari tanggal 10 hingga 11 Juli 2025.

Berdasarkan pemantauan dilapangan, pelayanan daftar ulang yang dilaksanakan di salah satu sekolah, yaitu SMAN 2 Bandung berlangsung dengan tertib dan lancar.

Salah satu orang tua siswa, Mulyono, mengantar anaknya yang bernama Afifah Uliya Sari untuk mendaftar ulang pada Sistem Penerimaan Murid Baru tahap 2, Kamis (10/7/2025).

Baca Juga: Pengumuman SPMB Tahap 2 Jabar Tahun 2025, Kadisdik Purwanto Sebut Ratusan Ribu Siswa Diterima di Sekolah Negeri

Afifah sendiri merupakan murid baru yang diterima di SMAN 2 Bandung lewat kebijakan pemerintah berupa program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS).

Dengan bermata pencaharian sebagai petugas kebersihan, Mulyono mengaku sangat terbantu dengan adanya kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terkait terkait program PAPS tersebut. 

"Ini (program PAPS) terobosan luar biasa, sebagai orang tua murid ini bagus banget, salah satu solusi yang tepat bagi orang tua yang memiliki permasalahan (pembiayaan) di bidang pendidikan," ucapnya.

Baca Juga: Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di Jawa Barat, Perluas Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Mulyono juga memberikan pesan terhadap anak sulungnya tersebut agar dapat memiliki kepribadian yang lebih baik dari sebelumnya.

"Harus bisa lebih baik lagi, ya. Jaga akhlak dan norma yang berlaku di sekolah, mudah-mudahan menjadi anak soleh dan lebih baik," ungkapnya.

Baca Juga: Gelar Sertijab Administrator dan Pengawas di Lingkungan Disdik Jabar, Purwanto: Maksimalkan Peran Layani Masyarakat

Kata Siswa Tentang Tes Terstandar

Sementara Qanita Rahma, merupakan salah satu siswa yang berhasil lulus melalui jalur prestasi non-akademik. Ia menyatakan bahwa dirinya adalah salah satu siswa yang sudah mengikuti proses berupa tes terstandar sesi 3 pada hari pertama.

Menurut pengakuannya saat mengerjakan soal tes terstandar tersebut, dirinya merasa tidak menemukan adanya kesan yang tidak adil. 

"Kalau disebut enggak adil itu enggak juga, soalnya (pertanyaan) masih bisa dijawab dan masih ada jawabannya. Mungkin kurang persiapan aja," ujarnya.

Baca Juga: SPMB Tahap 2 Jabar Berjalan Lancar, Kadisdik Purwanto: Akan Ada Tes Terstandar (CAT) dan Laporkan Jika Ada Kecurangan!

Selain itu, seorang siswi lainnya bernama Asri Rahma Dewi juga mengungkapkan bahwa bobot soal bersifat variatif dari tingkat kesulitannya. Bersikap tenang menurutnya menjadi kunci dalam menyelesaikan soal tersebut.

"Kalau menurut saya, soal sesi 3 di hari pertama itu memang ada yang sulit dan yang mudah. Cuma, kalau pas ngejalanin lagi panik dan enggak bisa tenang, itu rasanya jadi susah semua," ungkapnya. 

Ia sendiri mengaku, nilai yang diperoleh belum sesuai dengan ekspektasinya. Meski demikian, ia masih yakin bahwa usaha yang dilakukan secara optimal akan menjadi bukti ditambah dengan adanya persiapan yang matang itu bisa menjadi kunci.

Baca Juga: Kadisdik Jabar Jelaskan Tes Terstandar Literasi dan Numerasi, Purwanto: untuk Menguji Daya Konsentrasi dan Kejelian Siswa

Pelayanan SPMB Jabar, tambahnya - sudah cukup tertata dan bagus. Namun, ia juga menilai ada beberapa hal yang menjadi masukannya.

"Seperti, H-1 baru dikasih tahu tentang aplikasi atau tiba-tiba ada update yang mendadak banget, itu jadi bikin panik dan takut," ungkap Asri.

Baca Juga: Tes Terstandar di Jawa Barat Berjalan Lancar, Kadisdik Purwanto: Fokus pada Kenyamanan Peserta

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.