Jabar

May Day 2025: Presiden Prabowo Tanggapi 6 Tuntutan Buruh

| 1 Mei 2025, 19:59 WIB
May Day 2025: Presiden Prabowo Tanggapi 6 Tuntutan Buruh

AKURAT JABAR - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) bersama ratusan ribu buruh yang hadir di Kawasan Monas Jakarta, pada Kamis (1/5/225).

Sekitar 200 ribu lebih buruh dan para pekerja dari berbagai daerah turun memadati area tersebut dengan membawa sejumlah issue krusial terkait buruh dan tuntutannya kepada pemerintah.

Setidaknya, ada enam tuntutan pokok yang disampaikan oleh Serikat Buruh secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, yakni meminta penghapusan sistim outsourcing.

Baca Juga: Kaum Muda Syarikat Islam Dukung Pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Meminta segera disahkannya Rancangan Undang Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT), meminta revisi UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Serta meminta disahkannya RUU Perampasan Aset dalam rangka pemberantasan korupsi dan segera membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan terkait pentingnya kehadiran negara dalam memastikan dan menjamin kesejahteraan serta keadilan bagi para buruh. 

Baca Juga: Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Bahas Upaya Perdamaian di Gaza

"Kami akan bekerja keras, agar semua warga negara Indonesia bisa mendapat pelayanan kesehatan sebaik-baiknya dan bisa dapat obat yang semurah-murahnya," katanya.

"Ini perjuangan kami. Kami sudah melihat, kami sudah menghitung, kekayaan Bangsa Indonesia begitu besar," tutur Presiden Prabowo Subianto, dilansir dari laman resmi Kemkomdigi, Kamis (1/4/2025).

Dalam kesempatan itu pula, Presiden Prabowo langsung menanggapi tuntutan para buruh dengan menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti keseluruhan tuntutan yang menjadi aspirasi buruh dengan serius.

Baca Juga: Presiden Prabowo Bertemu 7 Jurnalis dari 7 Media di Hambalang Bahas Isu-isu Terkini

Ia juga menyebut akan menyikapi hal tersebut akan segera ia bahas dengan melibatkan Kementerian terkait melalui pengkajian secara mendalam.

"Saya ingin memberi hadiah kepada kaum buruh pada hari ini. Saya akan membentuk segera Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, yang akan terdiri dari semua tokoh pimpinan buruh seluruh Indonesia," ujarnya.

Mereka, lanjut Prabowo, sudah menjadi tugasnya untuk mempelajari kondisi buruh dan memberikan masukan atau berupa saran kepada Presiden.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmi Percepat Pengangkatan CASN Paling Lambat Bulan Juni 2025

"Mana undang-undang yang enggak beres, yang enggak melindungi buruh. Mana regulasi yang enggak benar, mereka memberi masukan ke saya dan segera akan kita perbaiki," imbuhnya.

Ia juga menegaskan, bahwa negara akan turun tangan dalam hal ini dengan menjamin para buruh nantinya tidak akan diPHK dengan dengan mudahnya atau dengan sebelah pihak.

Selain terkait PHK, pemerintah rencananya juga akan membahas UU Perlindungan Pekerja di kelautan dan juga industri perikanan, serta perlindungan para pekerja di kapal.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Panen Raya Padi Serentak di Majalengka

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto hadir sekira pukul 10.00 WIB, setelah menyalami para pekerja, ia langsung disambut meriah oleh para buruh saat naik ke atas panggung. Acara peringatan May Day pun berlangsung aman, tertib dan damai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.