Jabar

LPE Jawa Barat 2025 di Atas Nasional, Sekda Herman Suryatman Optimis Tembus 5,5 Persen

| 14 November 2025, 11:17 WIB
LPE Jawa Barat 2025 di Atas Nasional, Sekda Herman Suryatman Optimis Tembus 5,5 Persen

AKURAT JABAR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Jawa Barat (Jabar) di Kuartal 3 Tahun 2025 mencapai 5,20 persen. Angka ini tetap berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional (5,04 persen).

Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengapresiasi kinerja semua pihak di Jabar. Ia menilai, kinerja ini terus mendorong agar LPE Jabar selalu tinggi. Sebab, dengan LPE yang terus bergerak naik, kesejahteraan masyarakat juga akan membaik.

Optimisme Jabar dan Empat Pilar Pendorong LPE

Herman Suryatman bahkan menyatakan optimis bahwa LPE Jawa Barat di akhir tahun 2025 dapat mencapai 5,5 persen.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pemprov Jabar Siapkan Lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih

"Pemerintah pusat sudah menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di 2029. Meskipun cukup berat, Jabar tetap optimis. Start-nya dimulai dari tahun 2025 ini, akhir tahun bisa mencapai 5,5 persen," ujarnya dalam West Java Economic Society (WJES) 2025, Senin (10/11/2025).

Sekda menyebutkan, empat komponen utama pendorong LPE di Jawa Barat menunjukkan tren positif:

  • Belanja Pemerintah: Saat ini telah mencapai 72,67 persen, didukung realisasi pendapatan sebesar 81,22 persen. Belanja pemerintah menjadi pemantik berputarnya roda perekonomian di Jabar.

Baca Juga: LPE Jawa Barat Lampaui Nasional, Sekda Herman: Jangan Kehilangan Momentum!

"Kami tidak main main, kami tongkrongin setiap hari, bukan hanya belanja provinsi tetapi juga belanja pemerintah di kabupaten dan kota," tegasnya.

  • Konsumsi Masyarakat: Konsumsi menunjukkan tren perbaikan karena laju inflasi di Jawa Barat sangat terkendali.
  • Investasi: Hingga hari ini, investasi di Jabar sudah mencapai Rp218 triliun. "Terbukti bahwa Jabar ramah investasi yang berkelanjutan dan merata," ujar Herman.
  • Ekspor-Impor: Neraca perdagangan Jabar selalu mencatatkan surplus.

Baca Juga: Anindya Bakrie dan Dedi Mulyadi Berkolaborasi: Strategi Baru untuk Ekonomi Jawa Barat

Proyeksi Bank Indonesia dan Rekomendasi WJES

Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Muhamad Nur, menyatakan LPE Jawa Barat masih on the track.

Ia memproyeksikan, sisa dua bulan terakhir tahun ini, pertumbuhan ekonomi akan terdorong oleh belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Jabar masih on the track. Kami dari kalangan perbankan dan akademisi melalui WJES 2025 memberikan beberapa rekomendasi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan mengakselerasi target 8 persen di tahun 2029," tambahnya.

Baca Juga: Ada Dana Mengendap di Pemprov Jabar? Gubernur Dedi Mulyadi Minta BPK Turun Tangan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.