Gubernur Jabar Produktivitas ASN Fleksibel Digenjot, Anggaran Ditetapkan Ketat

AKURAT JABAR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur.
Penegasan ini disampaikan Gubernur saat memberikan pembinaan kepada seluruh perangkat daerah di Gedung Sasana Budaya Ganesa, Kota Bandung, Selasa (18/11/2025).
Gubernur mengungkapkan, fiskal Jabar menghadapi tantangan, terutama potensi penurunan pendapatan daerah dari sektor pajak.
Oleh karena itu, pemerintah melakukan pengetatan anggaran dan mendorong optimalisasi belanja yang lebih efektif.
Baca Juga: Raih PNS Inspiratif: Kepala SMAN 2 Cibinong Berprestasi di Jabar
WFH: Strategi Efisiensi dan Dukungan Keluarga
KDM menekankan, kebijakan Work From Home (WFH) bukan sekadar fleksibilitas. Namun, itu merupakan strategi efisiensi negara dan dukungan bagi pegawai yang memiliki tanggung jawab keluarga, khususnya perempuan atau ASN yang merawat orang tua sakit.
"Digitalisasi memberi ruang bagi ASN Fleksibel untuk bekerja. Yang terpenting adalah progress pekerjaan berjalan sesuai target dan berdampak bagi masyarakat," tegasnya.
Dia berharap, kebijakan ini mampu mengurangi beban operasional pemerintah, seperti penggunaan listrik, air, jaringan internet, hingga bahan bakar.
Baca Juga: Kadisdik Purwanto Buka IHT Panca Waluya Purwakarta 2025, Libatkan 387 Sekolah
Produktivitas Diukur dari Dampak Nyata Anggaran
Gubernur menegaskan bahwa Gubernur Jabar Produktivitas ASN Fleksibel tidak diukur dari banyaknya pegawai di kantor. Sebaliknya, produktivitas dinilai dari ketepatan penggunaan anggaran, tingkat serapan anggaran, serta hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.
"Hingga saat ini, serapan anggaran Jawa Barat telah melampaui 80 persen. Bahkan, progress pembangunan infrastruktur berlangsung di berbagai sektor, termasuk pelebaran jalan, pembangunan drainase, hingga peningkatan konektivitas," tuturnya.
Baca Juga: Disdik Jabar Evaluasi Program Smater untuk Perluas Akses Pendidikan Menengah
Percepatan Proyek Prioritas dan Penguatan ASN Lapangan
Gubernur menyampaikan bahwa sejumlah proyek prioritas akan dipercepat pada 2025 ini. Di antaranya adalah penanganan kemacetan Puncak/Padalarang, pembangunan jembatan di Cimahi, dan penataan jalur Pasteur–Gedung Sate.
Selain itu, Pemprov Jabar berkomitmen memberikan perhatian lebih kepada ASN yang bekerja di lapangan. Mereka menghadapi risiko keselamatan dan integritas dalam pengawasan proyek.
"Tunjangan khusus untuk pegawai lapangan akan disesuaikan dengan tingkat risiko dan beban kerja," terangnya.
Gubernur juga mendorong pengembangan seni budaya dan menargetkan pembangunan gedung pertunjukan baru.
Baca Juga: Tingkatkan Partisipasi Pendidikan, Disdik Jabar Tinjau Ulang Pedoman Program Smater
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ade Kuswara Divonis 6 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp10,4 Miliar
- 2Dua Dekade Pimpin EWINDO, Glenn Pardede Dorong Inovasi Benih untuk Petani
- 3Polda Jabar Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Perairan Jawa Barat
- 4Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono
- 5Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Dikeluhkan, Farhan Pastikan Awasi Kemacetan
- 6PERSIB Pulihkan Kondisi di Tangerang, Bersiap Hadapi FC Seoul di ACL Two
- 7Desil 1-4 September 2026 Dapat Bansos Apa? Ini Daftar dan Nominalnya
- 8Kebakaran Lahan Ciumbuleuit, Farhan Dorong Penyelidikan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
- 919 Warga Terdampak Asap Kebakaran Ciumbuleuit, Mayoritas Alami ISPA
- 10Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono






