Target Presiden: Listrik Sumut Harus Pulih Total Minggu Ini, ESDM dan PLN Kebut Pemulihan Energi Sumut Bencana

AKURAT JABAR – Pemerintah Pusat menggelar rapat darurat untuk mempercepat penanganan krisis energi pasca bencana di Sumatera Utara (Sumut), dengan fokus pada pemulihan infrastruktur listrik dan BBM.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Presiden memberikan instruksi jelas agar listrik di Sumut harus pulih sepenuhnya pada minggu ini.
"Presiden menginstruksikan minggu ini listrik harus selesai. Dan seluruh instansi harus bergerak tanpa menunggu," ujar Bahlil di Sibolga, Rabu (3/12/2025).
Kementerian ESDM menempatkan pemulihan infrastruktur energi sebagai prioritas tertinggi untuk memastikan seluruh lembaga strategis bergerak cepat menangani krisis tersebut.
PLN Pacu Perbaikan Transmisi Kritis
Bahlil secara khusus mengarahkan PLN menuntaskan perbaikan jaringan transmisi yang kritis, termasuk jalur SUTT Tarutung–Sibolga dan Bireuen–Arun. Saat ini, PLN melaporkan kemajuan signifikan pada kedua jalur tersebut.
Mereka telah menerjunkan material tower pengganti dan mempercepat pengerjaan tower emergency.
Selain itu, perbaikan Gardu Induk Sibolga telah rampung dan kini beroperasi penuh, memperkuat kesiapan distribusi listrik begitu jaringan transmisi tersambung kembali.
Meskipun pemulihan listrik telah mencapai 87 persen dari total pelanggan terdampak, tantangan terbesar masih berada pada wilayah yang terisolir. Sekitar 70.993 pelanggan masih mengalami pemadaman dan menjadi fokus akhir pemulihan pekan ini.
Baca Juga: Munaslub Partai Golkar Hoaks! Bahlil dan Petinggi Partai Angkat Bicara
Pertamina Ubah Pola Distribusi BBM dan Logistik Bantuan
Di sektor BBM dan LPG, pemerintah meminta Pertamina mengubah pola distribusi. Strategi baru ini meliputi penambahan SPBU aktif dengan operasional 24 jam dan pemanfaatan empat kapal untuk mempercepat suplai ke wilayah sulit diakses.
Untuk menutup celah layanan di area kritis, pemerintah mengerahkan 40 genset dan 200 lampu darurat ke titik-titik prioritas.
Langkah ini bertujuan memastikan fasilitas penting seperti posko, pusat layanan kesehatan, dan lokasi pengungsian tetap beroperasi.
"Tugas kami memastikan masyarakat tidak dibayangi gelap," tegas Bahlil.
Baca Juga: Pengaturan Impor BBM: Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Perdagangan Nasional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ade Kuswara Divonis 6 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp10,4 Miliar
- 2Dua Dekade Pimpin EWINDO, Glenn Pardede Dorong Inovasi Benih untuk Petani
- 3Polda Jabar Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Perairan Jawa Barat
- 4Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono
- 5Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Dikeluhkan, Farhan Pastikan Awasi Kemacetan
- 6PERSIB Pulihkan Kondisi di Tangerang, Bersiap Hadapi FC Seoul di ACL Two
- 7Desil 1-4 September 2026 Dapat Bansos Apa? Ini Daftar dan Nominalnya
- 8Kebakaran Lahan Ciumbuleuit, Farhan Dorong Penyelidikan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
- 919 Warga Terdampak Asap Kebakaran Ciumbuleuit, Mayoritas Alami ISPA
- 10Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono





