Jabar

Cara Merawat Sepatu Lari agar Lebih Awet dan Tetap Nyaman

| 11 Maret 2025, 20:00 WIB
Cara Merawat Sepatu Lari agar Lebih Awet dan Tetap Nyaman

 

AKURAT JABAR - Sepatu lari adalah investasi penting bagi para pelari. Sepatu yang dirawat dengan baik tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap nyaman digunakan. Perawatan yang tepat bisa memperpanjang umur sepatu dan menjaga performanya agar tetap optimal.

Jika ingin sepatu lari tetap dalam kondisi terbaik lebih lama, ikuti beberapa cara berikut.

Baca Juga: Tips Memilih Sepatu Lari New Balance Sesuai Jenis Kaki dan Gaya Berlari

Tabel Ringkasan Perawatan Sepatu Lari

Langkah Perawatan Cara Melakukannya Manfaat
Bersihkan secara rutin Gunakan sikat halus dan air sabun hangat Menghilangkan kotoran dan memperpanjang usia sepatu
Jangan simpan dalam keadaan basah Keringkan dengan angin dan masukkan kertas koran Mencegah jamur dan bau tidak sedap
Gunakan sesuai fungsinya Hindari dipakai untuk aktivitas selain lari Menjaga struktur dan bantalan tetap awet
Simpan di tempat yang tepat Letakkan di tempat kering dan gunakan shoe tree Menjaga bentuk sepatu
Ganti sol jika diperlukan Cek ketebalan sol secara berkala Memastikan kenyamanan dan keamanan saat berlari

1. Bersihkan Sepatu Secara Rutin

 Setelah digunakan, sepatu lari sering terkena debu, lumpur, atau keringat. Membersihkannya secara rutin akan membantu menjaga material sepatu tetap awet.

Cara membersihkan sepatu lari:

  • Gunakan kain lembut atau sikat halus untuk membersihkan bagian luar sepatu.
  • Hindari mencuci sepatu di mesin cuci karena dapat merusak struktur dan lemnya.
  • Gunakan air sabun hangat dan gosok perlahan untuk menghilangkan kotoran.

2. Jangan Menyimpan Sepatu dalam Keadaan Basah

 Sepatu yang lembap bisa menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri, yang dapat menyebabkan bau tidak sedap.

Cara mengeringkan sepatu dengan benar:

  • Setelah lari di kondisi hujan atau medan basah, segera keringkan sepatu dengan cara diangin-anginkan.
  • Hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari karena bisa merusak bahan sepatu.
  • Masukkan kertas koran ke dalam sepatu untuk menyerap kelembapan lebih cepat.

Baca Juga: 5 Sepatu Lari New Balance Paling Ringan untuk Pelari Pemula hingga Profesional

3. Gunakan Sepatu Lari Sesuai Fungsinya

Sepatu lari dirancang khusus untuk berlari. Menggunakannya untuk aktivitas lain seperti hiking atau olahraga berat bisa memperpendek umurnya.

Tips penggunaan sepatu lari:

  • Gunakan sepatu hanya untuk berlari agar bantalan dan sol tetap awet.
  • Jika sering berlari, miliki lebih dari satu pasang sepatu agar bisa digunakan secara bergantian.

4. Simpan Sepatu di Tempat yang Tepat

 Penyimpanan yang tidak benar bisa membuat sepatu kehilangan bentuk dan daya tahannya.

Cara menyimpan sepatu lari dengan benar:

  • Simpan di tempat kering dan tidak lembap untuk mencegah jamur.
  • Hindari meletakkan sepatu di dalam tas atau kotak tertutup dalam waktu lama tanpa ventilasi.
  • Gunakan shoe tree atau isi dengan kertas agar bentuknya tetap terjaga.

Baca Juga: Fresh Foam vs FuelCell: Teknologi Sepatu Lari New Balance Mana yang Lebih Baik?

5. Periksa dan Ganti Sol Jika Diperlukan

Sol sepatu adalah bagian yang paling cepat aus, terutama jika sering digunakan untuk berlari jarak jauh.

Tanda-tanda sol sepatu harus diganti:

  • Jika sol sudah tipis atau kehilangan daya cengkeram, pertimbangkan untuk menggantinya.
  • Periksa bagian midsole, jika sudah terasa keras atau kehilangan bantalan, berarti sepatu perlu diganti.

6. Jangan Terlalu Sering Mencuci Sepatu

Meskipun kebersihan penting, mencuci sepatu terlalu sering bisa mempercepat kerusakan materialnya.

Alternatif membersihkan sepatu tanpa mencuci:

  • Jika hanya terkena debu ringan, cukup lap dengan kain lembab tanpa perlu mencucinya.
  • Gunakan spray deodorizer atau baking soda untuk menghilangkan bau tanpa perlu dicuci.

Baca Juga: 5 Sepatu Lari New Balance Terbaik untuk Wanita yang Nyaman dan Stylish

7. Ketahui Kapan Harus Mengganti Sepatu

 Meskipun dirawat dengan baik, sepatu lari tetap memiliki umur pakai. Umumnya, sepatu lari harus diganti setelah menempuh jarak 500-800 km, tergantung kondisi dan cara pemakaian.

Tanda-tanda sepatu harus diganti:

  • Jika bantalan sudah terasa keras atau kurang responsif.
  • Jika bagian sol mulai aus dan tidak lagi memberikan traksi yang baik.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Bagaimana cara membersihkan sepatu lari tanpa merusak bahan?

Gunakan sikat halus dan air sabun hangat, lalu gosok perlahan untuk menghilangkan kotoran tanpa merusak materialnya.

2. Apakah sepatu lari boleh dicuci di mesin cuci?

Tidak disarankan, karena dapat merusak struktur sepatu dan melemahkan lem perekatnya.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Sepatu Lari New Balance Paling Empuk untuk Jarak Jauh dan Maraton

3. Bagaimana cara menyimpan sepatu lari agar tidak cepat rusak?

Simpan di tempat yang kering dengan ventilasi baik dan hindari menumpuk sepatu di tempat tertutup terlalu lama.

4. Apa tanda-tanda sepatu lari perlu diganti?

Jika bantalan terasa keras, sol mulai aus, dan tidak lagi memberikan dukungan optimal, saatnya mengganti sepatu.

5. Bagaimana cara menghilangkan bau tidak sedap pada sepatu lari?

Taburkan baking soda di dalam sepatu semalaman atau gunakan spray deodorizer untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Sneakers untuk Traveling 2025 – Nyaman Dipakai Seharian

Merawat sepatu lari dengan baik bisa memperpanjang umur dan menjaga kenyamanannya. Dengan membersihkan secara rutin, menyimpannya dengan benar, serta menggunakannya sesuai fungsinya, sepatu lari akan tetap dalam kondisi terbaik lebih lama.

Jika tanda-tanda keausan mulai terlihat, pertimbangkan untuk menggantinya agar tetap mendapatkan perlindungan dan performa optimal saat berlari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.