Puncak Gelombang Pertama Berakhir, Arus Balik Jalur Gentong 2026 Terpantau Ramai Lancar H+5 Lebaran

AKURAT JABAR – Situasi lalu lintas di jalur nasional Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai menunjukkan tren melandai pada Kamis (26/3/2026).
Setelah sempat diguyur kepadatan parah pada awal pekan, kini Arus Balik Jalur Gentong 2026 dari arah timur menuju barat terpantau ramai lancar tanpa hambatan berarti.
Berdasarkan pantauan di lapangan sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB, kendaraan yang melintas dari arah Tasikmalaya menuju Garut dan Bandung dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 40 hingga 60 kilometer per jam.
Kondisi ini kontras dengan situasi Selasa lalu yang sempat mengalami kepadatan merayap di setiap tanjakan dan tikungan tajam.
Faktanya, berakhirnya gelombang pertama puncak arus balik pada 24 Maret 2026 menjadi faktor utama lengangnya jalur nasional yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Barat ini.
Bottleneck Simpang Pamoyanan: Titik Tersendat yang Terkendali
Oleh sebab itu, meskipun secara umum lancar, petugas kepolisian tetap melakukan pengawasan ketat di sejumlah titik rawan. Salah satu area yang menjadi perhatian adalah Simpang Pamoyanan yang sempat mengalami sedikit hambatan akibat adanya penyempitan jalur (bottleneck).
Selanjutnya, titik ini merupakan pertemuan arus dari kawasan Lingkar Gentong atas dan arah Ciawi. Namun, kesiapsiagaan personel gabungan di depan Pos Lantas Panyusuhan berhasil memastikan tidak ada penumpukan kendaraan yang memicu kemacetan panjang.
“Kondisi saat ini masih relatif terkendali. Kendaraan didominasi oleh pelat lokal seperti Z dan D, namun sesekali tampak pelat AD dari arah Jawa Tengah yang melintas menuju barat,” jelas Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan.
Waspada Puncak Arus Balik Susulan Akhir Pekan Ini
Menariknya, ketenangan di jalur Gentong diprediksi hanya bersifat sementara. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan memperingatkan adanya potensi lonjakan volume kendaraan gelombang kedua.
Prediksi Jadwal Puncak Arus Balik:
Gelombang Pertama: Telah terlewati pada Selasa, 24 Maret 2026.
Gelombang Kedua: Diprediksi terjadi pada Sabtu-Minggu, 28-29 Maret 2026.
Faktor Pemicu: Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah yang akan kembali dimulai serentak pada Senin, 30 Maret 2026.
Baca Juga: Wali Kota Muhammad Farhan Minta Pendatang Kota Bandung Lebaran 2026 Segera Urus Adminduk
Skema One Way Sepenggal Siap Diterapkan
Selain itu, guna mengantisipasi kemacetan di puncak susulan nanti, Polres Tasikmalaya Kota telah menyiapkan langkah-langkah taktis.
Koordinasi lintas wilayah terus dilakukan untuk menerapkan sistem satu arah atau one way sepenggal jika terjadi penumpukan kendaraan dari arah Ciamis dan Tasikmalaya.
Penting untuk dicatat, jalur Gentong memiliki karakteristik geografis yang ekstrem dengan banyak tanjakan curam dan tikungan tajam.
Penempatan personel gabungan di setiap titik hambatan, mulai dari Gentong bawah hingga Gentong atas, menjadi kunci utama kelancaran arus balik tahun ini.
Baca Juga: Berbekal Analisis CCTV Digital, Tim Gabungan Ringkus Pelaku Begal Mudik Sukabumi 2026
Penutup: Imbauan Keselamatan bagi Pengendara
Akhirnya, bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan balik pada akhir pekan ini, diimbau untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.
Hindari memaksakan berkendara saat lelah, mengingat jalur Lingkar Gentong menuntut konsentrasi tinggi akibat medan jalan yang menantang.
Dengan demikian, diharapkan seluruh rangkaian arus balik Idulfitri 1447 H di wilayah hukum Polda Jabar dapat berjalan aman, lancar, dan minim kecelakaan.
Baca Juga: Urai Macet Arus Balik, 1.120 Sopir Angkot Cibadak Sukabumi 2026 Diliburkan dan Dapat Ganti Rugi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ade Kuswara Divonis 6 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp10,4 Miliar
- 2Dua Dekade Pimpin EWINDO, Glenn Pardede Dorong Inovasi Benih untuk Petani
- 3Polda Jabar Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang ke Perairan Jawa Barat
- 4Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono
- 5Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Dikeluhkan, Farhan Pastikan Awasi Kemacetan
- 6PERSIB Pulihkan Kondisi di Tangerang, Bersiap Hadapi FC Seoul di ACL Two
- 7Desil 1-4 September 2026 Dapat Bansos Apa? Ini Daftar dan Nominalnya
- 8Kebakaran Lahan Ciumbuleuit, Farhan Dorong Penyelidikan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
- 919 Warga Terdampak Asap Kebakaran Ciumbuleuit, Mayoritas Alami ISPA
- 10Hakim PN Bandung Perintahkan KPK Kembalikan Barang Bukti Istri Ono Surono






