Panggil Damkar! MPLS SMAN 5 Bekasi Kenalkan Mitigasi Bencana untuk Siswa

AKURAT JABAR - Terjadi kebakaran hebat di sekolah. Para siswa panik dan mencoba memadamkan kobaran api yang menyala dibantu sejumlah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi.
Tenang, kebakaran tersebut adalah bagian dari materi Mitigasi Bencana yang diberikan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Panca Waluya di SMAN 5 Bekasi, pada Selasa (15/7/2025).
Pemadam Kebakaran Kota Bekasi hadir ke sekolah untuk menyampaikan materi mitigasi bencana berupa langkah antisipasi menghadapi pemadaman api saat terjadi bencana kebakaran, baik secara tradisional (menggunakan kain basah) maupun modern (menggunakan alat pemadam api ringan).
Baca Juga: Kadisdik Purwanto: MPLS Panca Waluya 2025 Berjalan Lancar, Siap Optimalisasi Fasilitas Belajar Siswa
Selain cara pemadaman api, para siswa juga dibekali berbagai langkah antisipatif dalam menghadapi hewan liar di sekitar rumah, seperti halnya saat ada ular masuk ke dalam rumah.
Wakil Kepala SMAN 5 Bekasi Bidang Kesiswaan Abdul Haris, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MPLS di sekolahnya telah berjalan sesuai arahan dan petunjuk teknis yang berikan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.
"Kita ikuti seluruh petunjuk teknis (MPLS), paling ada beberapa yang dimodifikasi di bagian materi," ungkapnya.
Abdul Haris pun tengah memastikan bahwa pelaksanaan MPLS di SMAN 5 Bekasi tersebut berlangsung secara tertib, aman dan menyenangkan sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik baru agar senantiasa mengikuti kegiatan MPLS dengan semangat dan penuh antusiasme.
"Bismillah, MPLS menyenangkan. Semua bisa, pasti bisa menuju Jabar Istimewa!" Imbuhnya.
Baca Juga: Bupati Om Zein: SPMB Purwakarta Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berkeadilan
Sementara, Ketua OSIS SMAN 5 Bekasi Vito Nayaka Suhatril, memastikan bahwa MPLS berlangsung dengan penuh kegembiraan serta dapat memberikan efek manfaat bagi para murid baru tersebut.
"Kita juga nanti ngasih open speech buat mereka untuk mengkritisi, memberi masukan. Pokoknya, di sini lebih banyak interaksi, selain mendapatkan materi," ujar Vito.
Saat dimintai keterangan, salah satu murid baru bernama M. Aqilla Rasya menyampaikan pengalamannya selama mengikuti MPLS, terutama saat diberikan cara pemadaman api saat kondisi darurat.
"Ternyata (memadamkan api) gampang, asalkan enggak deg-degan," ucap Aqilla penuh rasa bangga.
Ia mengaku, MPLS di SMAN 5 Bekasi berlangsung asyik dan menyenangkan, terutama karena beberapa materi yang disuguhkan tidak hanya bermanfaat, tetapi juga tidak membuatnya menjadi jenuh.
"Nyaman, teman-temannya asyik, kakak-kakak OSIS juga seru. Dari pagi kita ikut tadarus, baris-berbaris, bikin prakarya, MPLS SMAN 5 Bekasi Kenalkan Mitigasi Bencana untuk Siswayel-yel, dan sekarang dapat materi dari Damkar," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk
- 2Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 3Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, PB HMI Imbau Waspadai Narasi Liar di Medsos
- 4Kawasan HWB Purwakarta Dikembangkan, Target Tampung Lebih dari 30.000 Penduduk




