Jadi Menu Andalan Buka Puasa, Ini Cara Membedakan kurma Asli dan Palsu

AKURAT JABAR - Selama bulan Ramadan, kurma jadi incaran banyak orang. Kurma bisa menjadi santapan andalan saat sahur dan berbuka puasa yang biasa disajikan di meja makan. Sayangnya tidak semua kurma yang ada di pasaran adalah asli bahkan sebagian yang beredar di pasaran masuk kategori kurma palsu.
Beberapa kurma yang dikategorikan palsu biasanya kurma yang telah diproses dengan tambahan zat kimia, gula, atau pewarna agar tampak lebih menarik dan bertahan lebih lama.
Lalu bagaimanakah cara untuk membedakan kurma yang asli dan palsu?
Baca Juga: 5 Cara Menjaga Imun Tubuh agar Tetap Fit Saat Puasa
Kurma sendiri dikenal sebagai makanan yang kaya akan nutrisi, jika dikonsumsi akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh seperti yang dikatakan Dr. Zaidul Akbar dikutip dari detikHealth, Selasa (11/3/2025).
Dr. Zaidul menyarankan untuk konsumsi kurma ajwa sebanyak 7 butir setiap hari yaitu 3 butir saat sahur dan buka puasa dan 1 butir selepas puasa. Dengan Konsumsi kurma setiap hari, mampu menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit, salah-satunya dapat melancarkan BAB, mengurangi resiko sembelit dan diare.
Baca Juga: 3 Tempat Nongkrong di Purwakarta dengan Konsep Unik dan Instagramable
Cara membedakan kurma asli dan palsu
Adapun cara membedakan kurma asli dan palsu, penting untuk diketahui agar tidak tertipu dengan kurma yang telah diproses atau diberi tambahan bahan kimia.
Berikut beberapa cara membedakan kurma asli dan palsu, merangkum dari berbagai sumber.
1. Perhatikan Tekstur dan Warna
Kurma asli biasanya memiliki kulit yang tampak alami, tidak terlalu mengkilap, dan memiliki kerutan alami. Sedangkan kurma palsu, biasa terlihat sangat mengkilap karena sering dilapisi sirup glukosa atau bahan kimia agar terlihat segar.
2. Cek Rasa dan Aroma
Rasa manis alami, tidak terlalu lengket, dan memiliki aroma khas kurma merupakan ciri kurma asli. Kurma Palsu umumnya memiliki rasa terlalu manis karena tambahan gula, terkadang memiliki aroma bahan kimia atau bau yang tidak alami.
Baca Juga: Mengenali Gejala Burnout dan 10 Cara Efektif Mengatasinya
3. Uji dengan Air
Rendam kurma dalam air selama 15-20 menit, kurma asli akan tenggelam perlahan atau tetap di tengah air. Sedangkan kurma yang diberi pemanis tambahan sering kali mengapung karena mengandung banyak gula tambahan.
4. Perhatikan Tangkai dan Bijinya
Kurma asli biasanya memiliki biji yang utuh dan mudah dipisahkan dari dagingnya. Kurma palsu kadang kala memiliki biji yang aneh bentuknya atau terlihat sudah direkayasa.
5. Hindari Kurma yang Terlalu Lengket
Kurma asli memang sedikit lengket karena memiliki kadar gula, tetapi kalau terlalu lengket, bisa jadi kurma tersebut telah diberi tambahan sirup gula atau bahan pemanis buatan.
6. Cek Kemasan dan Label
Pilihlah kurma yang memiliki label jelas tentang asal-usulnya, tidak asal. Hindari produk kurma yang tidak mencantumkan informasi produsen atau bahan tambahan.
Jika membeli dalam skala besar atau dari sumber yang tidak dikenal, pastikan untuk mencoba beberapa metode di atas agar tidak tertipu dengan kurma palsu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkini





