Jabar

Jelang Ramadan, Kapolda Jabar Perintahkan Jajaran Berantas Miras dan Obat Terlarang

| 7 Februari 2026, 14:26 WIB
Jelang Ramadan, Kapolda Jabar Perintahkan Jajaran Berantas Miras dan Obat Terlarang

AKURAT JABAR – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menegaskan komitmennya untuk menjamin keamanan Ramadan di Jawa Barat berjalan kondusif tanpa gangguan kamtibmas.

Jenderal bintang dua ini menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Jabar untuk menggencarkan razia terhadap peredaran minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang.

Instruksi tegas terkait razia miras dan obat terlarang tersebut ia sampaikan saat melakukan pengecekan jalur mudik di wilayah Cianjur pada Kamis (5/2/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan kepolisian dalam menyambut bulan suci Ramadan yang akan datang.

Baca Juga: Rilis Akhir Tahun Polda Jabar: Kriminalitas Naik 2 Persen, Fatalitas Kecelakaan Menurun Drastis

 

Target Operasi: Pembersihan Penyakit Masyarakat

Kapolda menekankan bahwa sasaran utama penindakan sebelum memasuki bulan puasa adalah pembersihan zat-zat yang berpotensi memicu keresahan warga.

Oleh karena itu, ia memastikan tidak akan ada ruang bagi penyalahgunaan miras maupun obat keras terbatas di seluruh sudut daerah Jawa Barat.

“Sasaran pertama kami sebelum Ramadan adalah menindak dan mencegah peredaran obat terlarang serta minuman keras. Seluruh Polres harus bergerak bersama-sama,” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Apresiasi Kinerja Humanis Polda Jabar pada Momentum Hari Bhayangkara Ke-79

Selanjutnya, Kapolda menambahkan bahwa seluruh barang bukti hasil sitaan akan segera dimusnahkan.

Proses pemusnahan ini dilakukan secara transparan sebagai bukti ketegasan Polri dalam menjaga keamanan Ramadan di Jawa Barat.

Baca Juga: Dukung Pendidikan, Brimob Polda Jabar Hadirkan Layanan Bus Sekolah Gratis di Tasikmalaya

 

Tekan Angka Kejahatan C3 Menjelang Idulfitri

Selain itu, Polda Jabar akan mengintensifkan penindakan terhadap pelaku kejahatan konvensional yang kerap meningkat menjelang Idulfitri.

Fokus pengamanan mencakup pencegahan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) serta Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Sementara itu, langkah preventif dan represif ini dirancang agar warga lokal maupun pemudik merasa terlindungi saat melintasi wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: Operasi Lodaya 2025 Dimulai: Kapolda Jabar Tinjau KM 57, Rest Area Mulai Diserbu Kendaraan

Terhitung, personel akan disiagakan untuk memberikan kenyamanan maksimal selama momen ibadah dan perjalanan mudik berlangsung.

“Kami akan maksimalkan untuk menekan angka kejahatan. Fokus kami adalah memberikan kenyamanan bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.

Baca Juga: Kapolda Jabar Tegaskan Komitmen: Bhabinkamtibmas Polisi Penolong Harus Jadi Problem Solver Humanis

 

Imbauan Layanan Keamanan Maksimal

Pada akhirnya, melalui operasi besar-besaran ini, Polda Jabar berharap umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk berperan aktif mendukung terciptanya situasi yang aman dan tertib.

Sebagai langkah dukungan, warga diimbau segera melaporkan aktivitas peredaran miras atau pergerakan kelompok kriminal di lingkungan masing-masing kepada petugas terdekat.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan situasi kamtibmas di seluruh wilayah Jawa Barat tetap terjaga.

Baca Juga: Kapolda Jabar Akhmad Wiyagus Diganti Eks KPK Sekaligus Mantan Sekpri Presiden SBY Rudi Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.